Terbongkar, Ini Biang Kerok Jokowi Murka Akibat Serapan Anggaran Kesehatan Lelet

Rabu, 08 Juli 2020 - 12:57 WIB
loading...
Terbongkar, Ini Biang...
Presiden Jokowi sempat marah akibat serapan anggaran kesehatan lelet. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat anggaran kesehatan hingga saat ini baru terealisasi 5,12% atau terserap sekitar Rp4,48 triliun dari pagu anggaran sebesar Rp87,5 triliun. Realisasi tersebut membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) murka karena dianggap masih sangat minim jika melihat masa waktu pandemi virus corona atau Covid-19 yang sudah hampir tiga bulan lebih.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha pun membeberkan biang kerok lambannya penyerapan anggaran oleh Kemenkes. Menurutnya minimnya serapan anggaran disebabkan rumitnya jalur adiministrasi.

"Problem utamanya apa, problem utamanya sebenarnya lebih kepada dokumen dan verifikasi, mungkin ini problemnya dan prosesnya juga agak panjang," kata Kunta dalam acara Media Briefing 'Percepatan Pencairan Anggaran Kesehatan' yang dilakukan secara virtual, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

(BACA JUGA: Usai Disentil Jokowi, Penyerapan Anggaran Kesehatan Naik Tipis Jadi 5,12%)

Untuk mempercepat proses dokumen dan verifikasi data tersebut, kata dia, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah mengeluarkan peraturan baru KMK No. HK.01.07/Menkes/392/2020 di mana dalam aturan tersebut proses verifikasi dokumen akan lebih mudah dan cepat.

"Dengan Permenkes ini akan kita potong, nanti verifikasi hanya akan ada di daerah bagi insentif tenaga medis, jadi rumah sakit di daerah hanya akan melakukan verifikasi sampai daerah saja. Inilah terobosan-terobosan yang akan kita lakukan," paparnya.

Tidak hanya itu, BPJS Kesehatan juga dilibatkan menjadi tim verifikator bagi sejumlah rumah sakit yang mendapatkan insentif dari pemerintah dan diharapkan tim ini bisa juga mempercepat pencairan insentif bagi rumah sakit. "Sekarang kan BPJS Kesehatan menjadi verifikator harapannya nanti akan jauh lebih baik," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Barang Impor...
Ini Daftar Barang Impor yang Bikin Jokowi Marah
Jokowi Marah, Bangun...
Jokowi Marah, Bangun Pelabuhan Tapi Gak Ada Akses Jalan
Jokowi Kesal Pangan...
Jokowi Kesal Pangan Masih Impor, Mentan: Kami Minta Petunjuk Bapak
Jokowi Jengkel Kedelai...
Jokowi Jengkel Kedelai Masih Impor, Netizen: Kalau Mau Tinggal Nerusin Soeharto
Jokowi Jengkel Akhir...
Jokowi Jengkel Akhir Tahun Belanja Pemerintah Masih Lelet, Jangan Main-main Ini Ancamannya!
Semangat!, Insentif...
Semangat!, Insentif Tenaga Medis Bakal Cair Tiap Bulan
Jokowi Ungkap Rencana...
Jokowi Ungkap Rencana Politiknya usai Dipecat PDIP
Jokowi Marah ke Menteri,...
Jokowi Marah ke Menteri, Amien Rais: Dia Lagi Marahi Dirinya Sendiri
Presiden Jokowi Marah...
Presiden Jokowi Marah Anggaran Pemerintah Dipakai untuk Impor
Rekomendasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Berita Terkini
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved