Menggali dan Memaksimalkan Potensi Kerja Sama Indonesia-Filipina
Selasa, 15 November 2022 - 16:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pakar Moskow Kesal atas Kekalahan di Kherson: Rusia Tak Mempersiapkan Perang Semacam Ini
“Saya sangat terhormat berada di forum ini, dimana bisa membuka peluang investasi, pasca-pandemi Covid-19,” ujar Suan, yang mewakili Cagayan de Oro, 1st District. Dia menyebutkan, hadirnya investor dari Indonesia, akan membantu dalam menggerakan ekonomi.
“Saya memberikan gambaran tentang Cagayan de Oro dan juga Mindanao secara umum, dimana mayoritas orang Indonesia menetap di Filipina. Sangat berharap akan hadirnya lebih banyak inventor dari negara-negara di ASEAN. Untuk, Cagayan de Oro, untuk Mindanao, dan untuk Filipina,” sambung Suan.
Peserta International Business Forum, Farida M Biruar dari Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM) menyebutkan pihaknya membuka peluang bagi investor atau pengusaha Indonesia untuk bekerja sama. Terutama pada industri halal. Hadir pula dalam acara tersebut pebisnis papan atas Filipina lainnya seperti Victor Lim sebagai President VECO Paper, Chairman dan CEO Sterling Paper Henry Lim Bon Liong, Dean Amado D Valdez, President Kaltimex Rural Energy Corporation Oscar Torralba, serta pengusaha lain di berbagai bidang.
Hadir pula pejabat serta anggota Federation of Filipino-Chinese Chambers of Commerce and Industry, Korean Chamber of Commerce Philippines, European Chamber of Commerce of the Philippines, National Press Club of the Philippines. Dari Indonesia, turut hadir Pitan Daslani, pengamat Hubungan Internasional.
Selepas International Business Forum, Irman bertemu Congressman Rodante Dizon Marcoleta di Quezon City. Politisi senior PDP – Laban itu mengungkapkan krisis energi di Filipina. Dia menyebutkan, Indonesia memiliki potensi mengatasi krisis tersebut.
“Saya sangat terhormat berada di forum ini, dimana bisa membuka peluang investasi, pasca-pandemi Covid-19,” ujar Suan, yang mewakili Cagayan de Oro, 1st District. Dia menyebutkan, hadirnya investor dari Indonesia, akan membantu dalam menggerakan ekonomi.
“Saya memberikan gambaran tentang Cagayan de Oro dan juga Mindanao secara umum, dimana mayoritas orang Indonesia menetap di Filipina. Sangat berharap akan hadirnya lebih banyak inventor dari negara-negara di ASEAN. Untuk, Cagayan de Oro, untuk Mindanao, dan untuk Filipina,” sambung Suan.
Peserta International Business Forum, Farida M Biruar dari Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM) menyebutkan pihaknya membuka peluang bagi investor atau pengusaha Indonesia untuk bekerja sama. Terutama pada industri halal. Hadir pula dalam acara tersebut pebisnis papan atas Filipina lainnya seperti Victor Lim sebagai President VECO Paper, Chairman dan CEO Sterling Paper Henry Lim Bon Liong, Dean Amado D Valdez, President Kaltimex Rural Energy Corporation Oscar Torralba, serta pengusaha lain di berbagai bidang.
Hadir pula pejabat serta anggota Federation of Filipino-Chinese Chambers of Commerce and Industry, Korean Chamber of Commerce Philippines, European Chamber of Commerce of the Philippines, National Press Club of the Philippines. Dari Indonesia, turut hadir Pitan Daslani, pengamat Hubungan Internasional.
Selepas International Business Forum, Irman bertemu Congressman Rodante Dizon Marcoleta di Quezon City. Politisi senior PDP – Laban itu mengungkapkan krisis energi di Filipina. Dia menyebutkan, Indonesia memiliki potensi mengatasi krisis tersebut.
(fai)
Lihat Juga :