Dukung Peran LPS dan Ekonomi Berkelanjutan, BNI Raih 3 Penghargaan

Rabu, 30 November 2022 - 08:59 WIB
loading...
Dukung Peran LPS dan...
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan Direktur Human Capital & Compliance BNI Mucharom dalam Malam Anugerah LPS Banking Award 2022 di Jakarta, Selasa (29/11/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menganugerahkan tiga penghargaan bagi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) atas komitmen perseroan dalam menopang peran lembaga tersebut, sekaligus mendukung kinerja ekonomi berkelanjutan.

Penghargaan tersebut adalah: The Best Bank dalam Penyampaian Informasi Program Penjaminan LPS yang Paling Inisiatif dan Aktif Menyosialisasikan Peran dan Fungsi LPS; The Best Bank yang Teraktif dalam Praktik Green Banking; serta The Best Bank yang Teraktif dalam Kegiatan CSR.



"Tentunya penghargaan ini akan menjadi penyemangat kami untuk terus melakukan transformasi, khususnya dalam hal optimalisasi potensi ekonomi berkelanjutan dengan menggandeng lebih banyak stakeholder," ujar Direktur Human Capital & Compliance BNI Mucharom dalam siaran pers, Rabu (30/11/2022).

Mucharom menyampaikan, selama masa pandemi, stabilitas sistem keuangan nasional mengalami disrupsi yang mengakibatkan kekhawatiran masyarakat akan keamanan simpanannya di bank. Untuk itu, BNI proaktif menyampaikan informasi pada masyarakat akan program, fungsi dan peran LPS ini. Hal ini, tegas dia, penting dalam menjaga situasi kondusif pada perekonomian nasional.

Selanjutnya, jelas Mucharom, BNI juga berupaya menyelaraskan semua strategi dengan program Pemerintah yang menargetkan pencapaian net zero emission pada tahun 2060. BNI berkomitmen kuat untuk proaktif dalam transisi energi yang mengarah pada penggunaan energi baru terbarukan (EBT).



"Terlebih, kami sebagai salah satu pionir green banking di Indonesia akan selalu berupaya untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan ekonomi hijau. Tentunya, langkah ini dilakukan dengan tetap menjaga tren pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih dalam tren pemulihan," paparnya.

Lebih lanjut, kata Mucharom, BNI juga selalu berupaya memberikan dukungan maksimal kepada pemerintah melalui program CSR BNI, khususnya dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19, sekaligus bencana-bencana lainnya yang terjadi di Tanah Air.

"Sebagai bank milik negara, BNI memiliki kewajiban lebih besar untuk dapat menjaga kestabilan ekonomi dengan mengusung berbagai program kemanusiaan. Karena itu program yang dijalankan bukan hanya untuk menanggulangi dampak pandemi dan bencana, tetapi juga mendukung penguatan ekonomi dengan berbagai program pendampingan kepada masyarakat," tuturnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Puluhan Negara Lainnya
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Dasco Beri Bocoran Ada...
Dasco Beri Bocoran Ada Investor Asal Qatar Masuk Danantara
Menuju Industri Baja...
Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
Perputaran Uang Lebaran...
Perputaran Uang Lebaran 2025 Diprediksi Turun, Sinyal Peringatan Ekonomi RI?
Fakta-fakta Orang Terkaya...
Fakta-fakta Orang Terkaya Hong Kong yang Bikin Marah China usai Jual Pelabuhan Panama ke AS
Rekomendasi
Kabaharkam Polri Imbau...
Kabaharkam Polri Imbau Pemudik di Bakauheni Waspada di Perjalanan
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
4 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
5 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
5 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
6 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
6 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
7 jam yang lalu
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved