IA-CEPA Bikin Ekspor Jauh Lebih Menguntungkan

Jum'at, 10 Juli 2020 - 18:28 WIB
loading...
IA-CEPA Bikin Ekspor...
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto. Foto/Dok Kemendag
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA) akan membuka peluang ekspor yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Agus menuturkan, salah satu manfaat IA-CEPA yaitu kolaborasi dengan manfaatkan keunggulan negara masing-masing untuk menyasar kawasan di negara ketiga.

"Contohnya makanan olahan, daging yang diimpor dari Australia yang kemudian dikemas oleh Indonesia, dan diekspor ke timur. Hal ini membuat biaya produksi menjadi lebih rendah sehingga bisa bersaing di pasar global. Hal ini juga bisa diterapkan di industri lain seperti di industri kesehatan," kata Agus di Jakarta, Jumat (10/7/2020). (Baca juga : Bea Masuk Australia Jadi 0%, Mendag: IA-CEPA Kurangi Defisit Perdagangan )

Seperti diketahui, Kemendag sudah mencabut larangan ekspor bahan baku masker, masker, dan alat pelindung diri (APD) lainnya. Kebijakan ini dilakukan demi menggenjot kembali kinerja ekspor Indonesia dalam pemulihan ekonomi. "Alat kesehatan, APD dan masker kami sudah izinkan ekspor. Sudah kami buka (izinnya) untuk menggerakkan perekonomian," ujar Agus.

Dia mengungkapkan, selama Pandemi Covid-19 banyak industri beralih usahanya untuk memproduksi alat kesehatan. Sebab, saat itu APD sedang banyak permintaan. "Ada beberapa produsen garmen yang mengubah fokus usahanya dengan memproduksi APD," ungkapnya.

Selain produk industri kesehatan, IA-CEPA juga membuat potensi produk industri lainnya diekspor lebih banyak ke Australia. Misalnya saja seperti tekstil, produk kayu, makanan dan minuman olahan, produk kelautan dan perikanan, serta peralatan elektronik. Dengan semua potensi tersebut, Mendag yakin akan dapat mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia dan Australia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved