Mendag Zulhas Teken Izin Impor Beras 300 Ribu Ton
Kamis, 15 Desember 2022 - 16:23 WIB
loading...
Mendag Zulhas sudah meneken izin impor beras. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ( Mendag Zulhas ) mengatakan bahwa dirinya sudah menandatangani izin impor beras sebanyak 200-300 ribu ton. Dengan demikian, Perum Bulog bisa kapan saja melakukan impor.
Baca juga: Ombudsman RI Kritik 12 Indikator Pengambilan Keputusan Impor Beras Belum Terpenuhi
"Beras sudah diizinkan impor 200 ribu dan 300 ribu ton. Di Bulog harganya tetap, tidak ada perubahan," ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
Terkait waktu kedatangan beras impor itu, Mendag Zulhas tak tahu-menahu, sebab menurutnya itu sudah pada ranah Bulog. Meski demikian, ia memastikan bahwa barangnya ada, dan bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri khususnya menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).
"Tanya Bulog coba. Saya nggak ngikuti. Tapi Bulog berapa pun dibutuhkan ada berasnya. Stok cukup," ucapnya.
Sebelumnya Mendag Zulhas pernah mengungkapkan bahwa pihaknya sempat tidak setuju dengan rencana impor beras. Bahkan dia mengaku telah menolak rapat dua kali untuk membahas sebab berdasarkan data Kementerian Pertanian stok beras surplus.
"Rapat dua kali saya tolak, karena datanya surplus," ucap Zulhas, Rabu pekan lalu (7/12/2022).
Baca juga: Ombudsman RI Kritik 12 Indikator Pengambilan Keputusan Impor Beras Belum Terpenuhi
"Beras sudah diizinkan impor 200 ribu dan 300 ribu ton. Di Bulog harganya tetap, tidak ada perubahan," ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
Terkait waktu kedatangan beras impor itu, Mendag Zulhas tak tahu-menahu, sebab menurutnya itu sudah pada ranah Bulog. Meski demikian, ia memastikan bahwa barangnya ada, dan bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri khususnya menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).
"Tanya Bulog coba. Saya nggak ngikuti. Tapi Bulog berapa pun dibutuhkan ada berasnya. Stok cukup," ucapnya.
Sebelumnya Mendag Zulhas pernah mengungkapkan bahwa pihaknya sempat tidak setuju dengan rencana impor beras. Bahkan dia mengaku telah menolak rapat dua kali untuk membahas sebab berdasarkan data Kementerian Pertanian stok beras surplus.
"Rapat dua kali saya tolak, karena datanya surplus," ucap Zulhas, Rabu pekan lalu (7/12/2022).
Lihat Juga :