Ekspansi Pasar, Produsen Baja GRP Tambah Investasi Rp12 Triliun
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:45 WIB
loading...
Di tengah pandemi COVID-19 yang ditandai dengan melemahnya permintaan pasar, produsen baja swasta terbesar nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) justru menambah investasi sebesar USD850 juta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pandemi COVID-19 yang ditandai dengan melemahnya permintaan pasar, produsen baja swasta terbesar nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) justru menambah investasi sebesar USD850 juta atau sekitar Rp12 Triliun untuk meningkatkan efisiensi produksi dan ekspansi pasar.
“Kami ingin memastikan posisi kami semakin solid sebagai salah satu market leader dalam industri baja nasional,” kata Presiden Komisaris PT GRP Tbk Tony Taniwan dalam pernyataan tertulis kepada media di Jakarta.
(Baca Juga: Transformasi Bisnis Jadi Keharusan Bagi Produsen Baja )
Disebutkan bahwa investasi tersebut saat ini sudah berjalan dan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar USD370 juta (Rp5,2 Triliun) pada periode 2019-2021 dan tahap kedua sebesar USD480 (Rp6,8 Triliun) pada periode 2021-2023.
Chief Technical Officer PT GRP Tbk, Biplab Kumar Dutta menjelaskan, bahwa investasi tahap pertama dilakukan untuk pengembangan mesin pembuat besi siku, H beam dan besi tipe U (Light Section Mills), mesin peleburan besi baja (Blast Furnace), trafo penambah daya (Transformer), mesin pembuat H beam dan besi siku ukuran besar (Medium Section Mill).
Sedangkan pada tahap kedua ekspansi akan dilakukan untuk mengembangkan mesin pembuat pipa, mesin pemotong coil (Cut to Length), serta pabrik hot rolled coil (CSP Plant and Aux). “Kontrak untuk investasi tahap kedua sudah ditandatangani dan siap berjalan,” tegas Dutta.
“Kami ingin memastikan posisi kami semakin solid sebagai salah satu market leader dalam industri baja nasional,” kata Presiden Komisaris PT GRP Tbk Tony Taniwan dalam pernyataan tertulis kepada media di Jakarta.
(Baca Juga: Transformasi Bisnis Jadi Keharusan Bagi Produsen Baja )
Disebutkan bahwa investasi tersebut saat ini sudah berjalan dan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar USD370 juta (Rp5,2 Triliun) pada periode 2019-2021 dan tahap kedua sebesar USD480 (Rp6,8 Triliun) pada periode 2021-2023.
Chief Technical Officer PT GRP Tbk, Biplab Kumar Dutta menjelaskan, bahwa investasi tahap pertama dilakukan untuk pengembangan mesin pembuat besi siku, H beam dan besi tipe U (Light Section Mills), mesin peleburan besi baja (Blast Furnace), trafo penambah daya (Transformer), mesin pembuat H beam dan besi siku ukuran besar (Medium Section Mill).
Sedangkan pada tahap kedua ekspansi akan dilakukan untuk mengembangkan mesin pembuat pipa, mesin pemotong coil (Cut to Length), serta pabrik hot rolled coil (CSP Plant and Aux). “Kontrak untuk investasi tahap kedua sudah ditandatangani dan siap berjalan,” tegas Dutta.
Lihat Juga :