Jaga-jaga Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Sekitarnya, PLN Kerahkan 4.910 Personel
Rabu, 28 Desember 2022 - 13:42 WIB
loading...
PLN (Persero) mengerahkan 4.910 personel untuk berjaga-jaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih akan melanda wilayah Indonesia hingga awal 2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Prakiraan cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat, angin berkecepatan tinggi, dan meningkatnya ketinggian gelombang masih akan melanda wilayah Indonesia hingga awal 2023. Guna mengamankan sistem kelistrikan khususnya di Jakarta Raya dan Banten, PT PLN (Persero) mengerahkan 4.910 personel.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta, Pemerintah Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca
Langkah ini dilakukan PLN untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di penghujung tahun 2022. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN sudah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan lebat di Jakarta Raya dan Banten sejak 26 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023.
"Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG terkait adanya potensi ancaman cuaca buruk. Kami bersiaga untuk mengamankan sistem kelistrikan, baik pembangkit, transmisi, distribusi maupun di sisi pelanggan khususnya di Jakarta dan sekitarnya," ujar Darmawan melalui siaran pers yang diterima, Rabu (28/12/2022).
Baca Juga: Soal Cuaca Ekstrem, Jokowi Minta Semua Pihak Ikuti yang Disampaikan BMKG
Dia mengatakan, bahwa PLN menyiagakan 89 posko yang beroperasi penuh selama 24 jam. Posko ini tak hanya siaga kelistrikan saja, tetapi juga tempat pasukan cepat tanggap dari pihak PLN apabila terjadi banjir dan masyarakat membutuhkan bantuan.
"Selain mengamankan kelistrikan, kami juga menyiagakan 43 perahu karet yang tersebar di Jakarta Raya dan Banten yang siap siaga mengevakuasi masyarakat jika terjadi risiko dari cuaca ekstrem," ujar Darmawan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta, Pemerintah Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca
Langkah ini dilakukan PLN untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di penghujung tahun 2022. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN sudah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan lebat di Jakarta Raya dan Banten sejak 26 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023.
"Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG terkait adanya potensi ancaman cuaca buruk. Kami bersiaga untuk mengamankan sistem kelistrikan, baik pembangkit, transmisi, distribusi maupun di sisi pelanggan khususnya di Jakarta dan sekitarnya," ujar Darmawan melalui siaran pers yang diterima, Rabu (28/12/2022).
Baca Juga: Soal Cuaca Ekstrem, Jokowi Minta Semua Pihak Ikuti yang Disampaikan BMKG
Dia mengatakan, bahwa PLN menyiagakan 89 posko yang beroperasi penuh selama 24 jam. Posko ini tak hanya siaga kelistrikan saja, tetapi juga tempat pasukan cepat tanggap dari pihak PLN apabila terjadi banjir dan masyarakat membutuhkan bantuan.
"Selain mengamankan kelistrikan, kami juga menyiagakan 43 perahu karet yang tersebar di Jakarta Raya dan Banten yang siap siaga mengevakuasi masyarakat jika terjadi risiko dari cuaca ekstrem," ujar Darmawan.
Lihat Juga :