Meneropong Harga Minyak Mentah di 2023 Saat Perang Rusia Ukraina Berlanjut

Sabtu, 31 Desember 2022 - 10:50 WIB
loading...
A A A
Infrastructure Capital Advisors: USD 80- USD 100/Barel

"Kami memperkirakan minyak akan diperdagangkan di kisaran USD80-USD100 sementara perang Ukraina berlanjut. Permintaan minyak China kemungkinan akan pulih usai berakhirnya kebijakan lockdown nol-Covid," jelasnya.

Bagaimana dengan Saham terkait Energi?

Komoditas terkait energi mengakhiri tahun ini sebagai pemenang di antara sektor-sektor lain, dengan XLE (XLE) naik 55% secara year to date. Investor mungkin bertanya-tanya apakah mereka dapat mengulangi kinerja positif 2022 pada tahun 2023.

"Saya pikir ini akan menjadi perdagangan yang lebih sulit pada tahun 2023, tetapi masih bisa berhasil. Ini berdasarkan fakta bahwa perusahaan-perusahaan ini tidak membuat keputusan gegabah tentang peningkatan produksi ketika minyak mentah reli," kata Pedagang Energi Senior AS CIBC Private Wealth, Rebecca Babin.

Ditambahkan ahli strategi tersebut bahwa berdasarkan valuasi yang relatif rendah, saham energi dapat diperdagangkan dengan sangat baik.

"Sekarang, saya tidak tahu apakah mereka akan mengungguli pasar lainnya seperti yang mereka miliki tahun ini, tetapi saya pikir ada perdagangan struktural jangka panjang, ekuitas energi AS akan menghasilkan hasil yang baik antara 2023 hingga 2024," kata Babin.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Rekomendasi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
BTS Jadi Magnet di Final...
BTS Jadi Magnet di Final Piala Dunia 2026, Justin Bieber hingga Tom Cruise Datang Menyapa
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved