Tahun Ini Banyak yang Mau Ganti Mobil, Industri Pembiayaan Pede Bisa Tumbuh 7 Persen

Senin, 09 Januari 2023 - 16:33 WIB
loading...
Tahun Ini Banyak yang...
Industri pembiayaan diprediksi tumbuh hingga 7% di tahun ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia ( APPI ) optimistis non performing financing (NPF) atau pembiayaan macet akan menurun di sepanjang tahun 2023. Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno menjelaskan, pada akhir 2022 NPF sektor pembiayaan sudah sekitar 2,48%.

Baca juga: Perusahaan Pembiayaan Buka Keran Rp200 Triliun untuk Restrukturisasi Kredit

"Tahun lalu tuh turun. Sejak ada Covid terus mentok di November 2022. Tapi kini saya melihat di tahun 2023 ini kita bisa mengalami penurunan," ujarnya saat berdialog di IDX Channel, Senin (9/1/2023).

Di samping itu ia menuturkan, setelah melakukan beberapa kajian, APPI memproyeksikan pertumbuhan sektor pembiayaan pada 2023 akan mengalami kenaikan di kisaran 5% sampai 7%. Kenaikan itu akan mengompensasi pertumbuhan sektor pembiayaan pada tahun 2020-2021 yang sempat lesu.

Kala itu pembiayaan otomotif, khususnya untuk roda empat menurun tajam. Salah satu penyebabnya krisis semikonduktor sehingga produksi mobil menjadi terganggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Merek China Mulai Kuasai...
Merek China Mulai Kuasai Pasar, Honda Nyaris Terlempar dari Daftar 10 Terlaris Nasional
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Rekomendasi
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Infografis
7 Negara yang Paling...
7 Negara yang Paling Banyak Konsumsi Mi Instan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved