Rusia Cetak Rekor Surplus Transaksi Berjalan di 2022 Capai Rp 3.435 Triliun

Rabu, 18 Januari 2023 - 08:54 WIB
loading...
Rusia Cetak Rekor Surplus...
Surplus transaksi berjalan Rusia mencapai rekor tertinggi pada tahun 2022, berdasarkan data yang disampaikan oleh Bank Sentral di tengah gelombang sanksi Barat sebagai akibat perang Rusia Ukraina. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Surplus transaksi berjalan Rusia mencapai rekor tertinggi pada tahun 2022, berdasarkan data yang disampaikan oleh Bank Sentral pada Selasa kemarin waktu setempat. Impor dan ekspor minyak dan gas turun tajam, tapi uang asing tetap mengalir meskipun ada upaya Barat untuk mengisolasi ekonomi Rusia.



Neraca transaksi berjalan atau current account Rusia -ukuran perbedaan antara semua uang yang masuk ke suatu negara melalui perdagangan, investasi dan transfer, dan apa yang mengalir kembali- mencapai USD 227,4 miliar atau setara Rp 3.435 triliun (Kurs Rp 15.106 per USD). Angka tersebut terpantau naik 86% dibandingkan dengan tahun 2021.

Impor Rusia turun tajam tahun lalu di tengah eksodus besar-besaran perusahaan-perusahaan Barat setelah Barat menjatuhkan sanksi ekonomi menyeluruh terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina .

Tetapi Kremlin telah berusaha untuk mengganti pendapatan yang hilang dari ekspor minyak dan gasnya ke Eropa dengan poros baru ke China, India dan negara-negara Asia lainnya. Perdagangan antara Rusia dan China mencapai rekor tertinggi USD 190 miliar pada tahun lalu, menurut data bea cukai China.



Ketika impor turun, neraca perdagangan Moskow - perbedaan antara total ekspor dan impor - membengkak menjadi USD 282,3 miliar pada tahun 2022 atau naik dari USD 170,1 miliar pada tahun sebelumnya.

Bank sentral mengatakan, harga komoditas yang lebih tinggi sepanjang 2022 telah membantu mendorong transaksi berjalan lebih tinggi. Sementara impor perlahan mulai pulih pada paruh kedua tahun ini.

Pendapatan ekspor Rusia diyakini akan berada di bawah tekanan pada tahun baru 2023 karena sanksi Barat dan Jepang terhadap minyak Rusia mulai berlaku secara penuh. Negara G7 akan memperluas embargo minyak di luar minyak mentah dengan memasukkan produk minyak Rusia mulai 5 Februari.

Analis mengatakan, ini dapat menyebabkan pengurangan produksi minyak Rusia hingga 1 juta barel per hari (bpd) pada kuartal pertama 2023. Proyeksi resmi melihat output produk minyak Rusia turun tajam tahun ini menjadi 230 juta ton dari 272 juta, menurut sumber senior Rusia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Dasco Beri Bocoran Ada...
Dasco Beri Bocoran Ada Investor Asal Qatar Masuk Danantara
Menuju Industri Baja...
Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Digempur Sanksi Barat,...
Digempur Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak 15 Miliarder Baru
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
Perputaran Uang Lebaran...
Perputaran Uang Lebaran 2025 Diprediksi Turun, Sinyal Peringatan Ekonomi RI?
Fakta-fakta Orang Terkaya...
Fakta-fakta Orang Terkaya Hong Kong yang Bikin Marah China usai Jual Pelabuhan Panama ke AS
Khawatir ART mudik?...
Khawatir ART mudik? Tenang Saja! Toko Ini Tetap Buka Selama Libur Lebaran
Moskow-Washington Kian...
Moskow-Washington Kian Mesra, AS Siap Hubungkan Kembali Rusia ke SWIFT
Rekomendasi
Eksepsi dalam Perkara...
Eksepsi dalam Perkara Tipikor Atas Nama Tom Lembong
Urai Kemacetan Arus...
Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran, Tol Japek II Selatan Segmen Sadang-Bojongmangu Dibuka
Jual Beli Properti di...
Jual Beli Properti di Jakarta, Wajib Tahu Soal BPHTB!
Berita Terkini
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Semua Barang Impor ke AS, Indonesia Kena 32%
2 menit yang lalu
Diskon Tarif Tol 20%...
Diskon Tarif Tol 20% Mulai Berlaku Kamis 3 April 2025, Catat Sampai Kapan!
8 jam yang lalu
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
9 jam yang lalu
Chandra Asri dan Glencore...
Chandra Asri dan Glencore Resmi Kuasai Kilang Shell Singapura Senilai Rp4,2 Triliun
11 jam yang lalu
Ikut Pertamina UMK Academy,...
Ikut Pertamina UMK Academy, Produk UMKM Bisa Go Global
11 jam yang lalu
Risiko Resesi Amerika...
Risiko Resesi Amerika Semakin Besar, Begini Isi Ramalan Goldman Sachs
11 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved