Sinergi Garuda dan Tourism Australia Terbangkan 50 Ribu Penumpang

Sinergi Garuda dan Tourism Australia Terbangkan 50 Ribu Penumpang
Garuda Indonesia perpanjangan kerja sama dengan Tourism Australia untuk promosi pemasaran dan pariwisata, menyusul kesuksesan yang telah dirintis/Ilustras
A+ A-
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk meneken perpanjangan kerja sama dengan Tourism Australia untuk promosi pemasaran dan pariwisata, menyusul kesuksesan yang telah dirintis sebelumnya. Pada 2015, kerja sama tersebut mampu meningkatkan tingkat keterisian penumpang maskapai penerbangan nasional Garuda pada regional market Australia.

Direktur Niaga Garuda Indonesia A Toni Soetirto mengatakan, setidaknya sebanyak 50.000 penumpang telah diterbangkan dari Indonesia ke Australia pada tahun lalu. Sebagai informasi penandatanganan perpanjangan kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Niaga Garuda Indonesia A Toni Soetirto dan Regional General Manager South/ South East Asia & Gulf Countries Tourism Australia, Michael Newcombe.

"Melalui perpanjangan kerja sama ini, Garuda dan Tourism Australia sepakat secara konsisten untuk terus bersinergi dalam mempromosikan layanan penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju berbagai destinasi di Australia seperti Sydney, Melbourne dan Perth," katanya di Kantor Garuda Indonesia, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Dia pun mengaku menyambut baik perpanjangan kerja sama tersebut. Melalui kerja sama tersebut, pada tahun lalu Garuda berhasil mencatat lebih dari 50.000 penumpang dalam kurun waktu 10 bulan. Sinergi antara Garuda Indonesia dan Tourism Australia tersebut juga berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Australia sebanyak 8% pada semester satu di 2016.

"Melalui sinergi tersebut diharapkan dapat terus mengoptimalkan tingkat keterisian penumpang, khususnya pada segmen market baru yang memiliki potensi market yang cukup menjanjikan kedepannya," imbuh dia.

Menurutnya, dengan berbagai potensi market yang ada, Australia menjadi salah satu pasar paling potensial bagi Garuda Indonesia. Kedekatan Indonesia dan Australia secara geografis membuat banyaknya pengguna jasa di antara kedua negara untuk berkunjung baik untuk keperluan bisnis, wisata, pendidikan maupun kesehatan.

"Selain itu, kiranya kerjasama ini juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa Garuda Indonesia dengan menawarkan "Kangaroo Road" yakni Sydney, Melbourne, dan Perth, yang merupakan salah satu pasar potensial bagi Garuda Indonesia. Dengan rute Kangaroo Road tersebut, Garuda Indonesia juga menawarkan koneksi yang nyaman penerbangan bagi seluruh pengguna jasa yang berangkat dari Australia dan ingin melanjutkan penerbangan ke rute-rute Garuda Indonesia Iainnya," tuturnya.

Sementara itu, General Manager Regional South/South East Asia & Gulf Countries Tourism Australia, Michael Newcombe mengaku sangat antusias dapat kembali bekerja sama dengan maskapai penerbangan nasional sekelas Garuda. Apalagi, BUMN maskapai tersebut merupakan maskapai penerbangan bintang lima di dunia.

Dia menyebutkan, kunjungan wisata Indonesia ke Australia telah meningkat secara signikan, dengan tingkat capaian pertumbuhan kunjungan wisata Indonesia ke Australia yang mencapai angka 158.000 pengunjung pada tahun lalu.

"Kami cukup optimis kemitraan bersama Garuda Indonesia ini akan membantu kami untuk terus meningkatkan pertumbuhan kunjungan pariwisata antara kedua negara sekarang dan ke depannya," tandas dia.


(akr)
dibaca 2.480x
Top