alexa snippet

Komisi XI Sebut Sri Mulyani Beri Harapan Ekonomi Indonesia

Komisi XI Sebut Sri Mulyani Beri Harapan Ekonomi Indonesia
Anggota Komisi XI DPR Indah Kurnia mengatakan kehadiran Sri Mulyani di posisi menteri keuangan memberi titik terang bagi perekonomian Indonesia. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Indah Kurnia mengakui penunjukkan Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro, memberi titik terang bagi perekonomian Indonesia.

Menurut mantan bankir ini, ekonomi Indonesia sekarang berbeda dengan ketika Bambang Brodjonegoro masih menjabat sebagai menteri keuangan. Politikus asal PDI Perjuangan ini menambahkan, Sri Mulyani punya pandangan lebih realistis terhadap sektor perpajakan di Indonesia, apalagi saat pemerintah mengesahkan UU Amnesti Pajak.

"Saya melihat ada harapan, beliau (Sri Mulyani) lebih realistis dan masuk akal dalam memberikan angka. Jadi, kami di DPR juga menilai angka tersebut masih bisa dicapai karena masih masuk akal," kata Indah di Tjikini Lima, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Indah membandingkan saat Bambang menjabat menteri keuangan, angka yang dilontarkan untuk target repatriasi amnesti pajak seringkali berubah-ubah. Sehingga, kata dia, Komisi XI sering kebingungan melihat perbedaan angka tersebut.

"Kadang apa yang dipaparkan Pak Bambang itu beda-beda di setiap pertemuan. Untuk tax amnesty misalnya, dia pernah bilang potensi dananya Rp1.000 triliun, kemudian besoknya berubah lagi Rp2.000 triliun, terakhir Rp4.000 triliun. Itu kadang juga yang membuat kita berpikir, ini realistis enggak sih," ragu Indah.

Dia menilai, dengan posisi menkeu saat ini diisi Sri Mulyani, merupakan hal pas. Tinggal bagaimana ke depannya, antara kementerian ekonomi bisa bersinergi bersama membangun ekonomi Indonesia lebih baik lagi.

"Pak Bambang di Bappenas, Sri Mulyani di Kemenkeu, saya rasa itu sudah pas. Apalagi ditambah sinergi yang baik antar menteri-menteri ekonomi lainnya," pungkasnya.



(ven)
dibaca 4.971x
loading gif
Top