Mendag Lembong Sebut Jokowi Jagoan Ekspor

Rabu, 19 Agustus 2015 - 12:18 WIB
Mendag Lembong Sebut...
Mendag Lembong Sebut Jokowi Jagoan Ekspor
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai jagoan ekspor. Dia mendukung langkah pemerintah dalam meningkatkan ekspor dalam negeri.

Menurutnya, pemerintah akan melayani dengan baik sektor-sektor yang dapat mendorong ekspor dalam negeri sehingga dapat menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia di sisa kuartal yang ada.

"Ke depannya soal ekspor ini gimana kita bisa melayani pelaku usaha dalam negeri dengan baik, melayani kawan-kawandi industri yang memiliki potensi ekspor. Seperti yang pernah saya ungkapkan, bapak Presiden kita ini jagoan ekspor," kata Lembong di Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Dia mengatakan, siapapun yang menjadi Menteri Perdagangan di Kabinte Kerja Joko Widodo diharuskan bekerja keras untuk mewujudkan kinerja ekspor yang maksimal di tengah kondisi krisis global.

"Itu salah satu hal yang istimewa, siapapun yang menjadi Mendag di kabinet kerja, harus kerja keras dan membantu teman-teman di industri," ujarnya.

Jika dilihat dari kinerja neraca perdagangan Indonesia selama periode tujuh bulan ini, yang mencolok lebih tertolong dari kolapsnya impor, belum tertolong dari kinerja ekspor yang membaik. Hal tersebut imbas dari kondisi ekonomi global yang kurang baik.

"Itu hasil dari kondisi global. Di mana tujuan negara ekspor kita masih loyo. Semua negara mengalami pelemahan permintaan barang dan jasa ekspor," kata Lembong.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) surplus neraca perdagangan Juli semakin meningkat dan tercatat surplus USD1,3 miliar dan mengalami peningkatan USD0,8 miliar dibanding bulan sebelumnya.

Meski demikian, kinerja ekspor Juli 2015 masih belum menunjukan perbaikan di tengah adanya peluang terjadinya pelemahan rupiah terhadap USD. Pelemehan rupiah terhadap USD nampaknya belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah ditandai dengan masih melemahnya kinerha eskpor.

Total ekspor Juli 2015 masih mengalami penurunan 15,5% (MoM) dan 19,2% (YoY). Secara rinci, kinerja ekspor nonmigas pada Juli 2015 tercatat sebesar USD10,0 miliar, turun 17,2% (MoM) dan 14,1% (YoY). Sementara di sisi Migas, kinerja ekspornya tercatat USD1,4 miliar, turun 1,3% (MoM) dan 43,0% (YoY).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Kemendag Beri Kemudahan...
Kemendag Beri Kemudahan Urus Izin Ekspor Impor 5 Hari Kerja
Dampak RCEP: Ekspor...
Dampak RCEP: Ekspor Meningkat, Impor Terjaga
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
27 menit yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
33 menit yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
55 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
1 jam yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
1 jam yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
1 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved