BRISyariah-Kemendagri Kerja Sama Integrasi Kependudukan

Senin, 19 Oktober 2015 - 15:23 WIB
BRISyariah-Kemendagri...
BRISyariah-Kemendagri Kerja Sama Integrasi Kependudukan
A A A
JAKARTA - Dalam mendukung kemajuan teknologi di Indonesia, PT Bank BRISyariah sebagai bank ritel modern bersama tiga bank lainnya, yaitu Bukopin, OCBC NISP dan Bank Aceh menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Dalam kegiatan ini BRISyariah merupakan satu-satunya bank syariah yang turut serta dalam melakukan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Perjanjian kerja sama ini terkait sistem integrasi kependudukan dengan sistem Bank. Ditandatangani oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri Profesor Zudan Arif Fakrulloh dan Direktur Utama BRISyariah Moch Hadi Santoso di kantor pusat Bank Bukopin pada Jumat, 16 Oktober 2015, perjanjian tersebut diresmikan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo.

Lingkup kerja sama yang dilakukan BRISyariah dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia meliputi tiga hal, yaitu pemanfaatan nomor induk kependudukan, pemanfaatan data kependudukan dan pemanfaatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

Kemendagri mendapatkan fasilitas berupa kemudahan dalam memperoleh data-data kependudukan dari nasabah Bank BRISyariah, Bukopin, OCBC NISP dan Bank Aceh, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Apabila ada penduduk yang menjadi nasabah Bank berpindah alamat, Kemendagri bisa mendapatkan data terbaru penduduk tersebut dari Bank. Selain itu nasabah yang ingin buka tabungan tidak perlu repot mengisi form karena Bank sudah bekerjasama dengan Kemendagri, Customer Service Bank cukup menginput nama dan nomor KTP dan data bisa langsung keluar sehingga Bank lebih cepat dalam melayani transaksi kepada nasabah. Bank juga mendapatkan data yang sesungguhnya dari calon nasabah sehingga bisa meminimalisasi kemungkinan terjadinya fraud yang dilakukan oleh calon nasabah.

Direktur Utama BRISyariah, Moch Hadi Santoso mengatakan, bentuk layanan ini diharapkan dapat memenuhi kemudahan dan kebutuhan nasabah, dimana mereka memerlukan metode transaksi lebih efisien tanpa menyita banyak waktu dan juga dapat mensukseskan program pemerintah dalam penyelenggaraan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) serta dapat meningkatkan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, dan secara khusus bagi kedua belah pihak merupakan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan dengan menggalang kemitraan, sinergi dan potensi untuk mendukung kegiatan usaha baik pihak Kemendagri maupun pihak BRISyariah.

Strategi bisnis BRISyariah menitikberatkan pasarnya pada individu dan bisnis wirausaha baik skala kecil maupun menengah. Untuk kedua segmen tersebut, serangkaian produk dan jasa perbankan berbasis syariah yang ditawarkan, adalah:

1. Produk Penghimpunan Dana (Tabungan Faedah BRISyariah iB, Tabungan Impian BRISyariah iB, Giro BRISyariah iB, Deposito BRISyariah iB, Tabungan Haji BRISyariah iB, Simpanan Pelajar (SimPel) iB BRISyariah),

2. Produk Penyaluran Dana (Pembiayaan Komersil BRISyariah iB, Pembiayaan SME & Linkage BRISyariah iB, Mikro BRISyariah iB) dan

3. Produk Pembiayaan Konsumer (KPR, KPR Sejahtera, KKB, Pembiayaan Umrah, Gadai) dan

4. Layanan Akses (Remittance BRISyariah iB, Mini Banking, SMSBRIS MobileBRIS, Internet Banking BRIS, Cash Management System (CMSBRIS), ATM/EDC/Telephone Banking). [info]
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BRIsyariah Lakukan Inovasi...
BRIsyariah Lakukan Inovasi agar UMKM Bisa Naik Kelas
Pengguna BRIS Online...
Pengguna BRIS Online Naik 36% Saat Pandemi Covid-19
BRI Syariah Mudahkan...
BRI Syariah Mudahkan Bayar Zakat Secara Online
BRIsyariah Tawarkan...
BRIsyariah Tawarkan Restrukturisasi Pembiayaan bagi Nasabah Terdampak Covid-19
Laba Bersih BRI Syariah...
Laba Bersih BRI Syariah Naik 150% di Kuartal I/2020
BRIsyariah Tekan Pembiayaan...
BRIsyariah Tekan Pembiayaan Bermasalah di Level 3,9%
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
29 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved