Pemerintah Siapkan Rp30 T Bayar Uang Muka Infrastruktur

Kamis, 26 November 2015 - 11:19 WIB
Pemerintah Siapkan Rp30...
Pemerintah Siapkan Rp30 T Bayar Uang Muka Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menghitung kebutuhan belanja pada awal tahun depan sebagai upaya mengakselerasi penyerapan anggaran.

Meski demikian, pemerintah memperkirakan kebutuhan untuk membayar uang muka proyek infrastruktur mencapai Rp30 triliun.

"Kemungkinan untuk pembiayaan belanja infrastruktur di awal tahun antara Rp20 triliun sampai Rp30 triliun untuk bayar uang muka (proyek)," ujar Direktur Strategi dan Portofolio Utang Kementerian Keuangan Scenaider Siahaan di Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Secara historikal, Scenaider menambahkan, kebutuhan belanja selama Januari untuk belanja gaji pegawai dan tranfer daerah mencapai Rp50 triliun. Alhasil, total kebutuhan dana untuk belanja awal 2016 mencapai Rp80 triliun.

Scenaider menuturkan, pemerintah akan menerapkan strategi pembiayaan baru untuk membayar belanja tersebut mengingat penerimaan pajak pada awal tahun masih minim.

Namun, dia memastikan pemerintah akan menarik utang tahun ini atau yang dikenal dengan istilah prefunding.

"Prefunding yang diatur dalam UU APBN 2016 sehingga sudah cukup memberikan kewenangan yang memadai. Jadi, nanti teknisnya haya membutuhkan pelaksanaan anggaran biasa," sambungnya.

Kendati demikian, Scenaider mengaku masih menghitung kebutuhan pembiayaan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Hal ini disebabkan, belanja pada awal tahun nanti tidak hanya akan ditutupi melalui utang, melainkan juga dari Sisa Anggaran Lebih (SAL).

"Saldo SAL belum bisa diperkirakan sekarang. Tapi nanti makin besar saldo SAL, makin sedikit penerbitan SBN untuk prefunding," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Optimalkan Layanan Transaksi...
Optimalkan Layanan Transaksi SBN, BCA Sabet 3 Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Didanai Pakai Surat Utang Syariah, Sri Mulyani Wanti-wanti
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan SBN Ritel, Moduit Ajak Masyarakat Investasi dan Berkontribusi untuk Negeri
Kata Sri Mulyani Nih:...
Kata Sri Mulyani Nih: Hampir Semua Universitas Islam Dibangun Pakai Utang Syariah
Berbagi Beban, BI Borong...
Berbagi Beban, BI Borong Surat Utang Pemerintah Rp457 Triliun
Beli Surat Utang Negara...
Beli Surat Utang Negara Dijamin Halal, Hasilnya Dipakai Buat Penanganan Covid-19
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved