ATM Ber-Chip Bisa Tarik Tunai hingga Rp15 Juta/Hari

Jum'at, 08 Januari 2016 - 00:38 WIB
ATM Ber-Chip Bisa Tarik...
ATM Ber-Chip Bisa Tarik Tunai hingga Rp15 Juta/Hari
A A A
JAKARTA - Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Farida Peranginangin menyatakan, dengan diberlakukannya sistem keamanan ATM/debit menggunakan chip, pengguna sudah bisa menikmati tarik tunai dan transfer melebihi limit biasa. Besarannya hingga Rp15 juta.

Ketentuan tersebut diatur dalam SEBI No17/51/DKSP tanggal 30 Desember 2015 yang mengubah SEBI No11/10/DASP tanggal 13 April 2009.‎ Jadi ketentuan ini, lanjut Farida, sebetulnya sudah di-sounding sejak 30 Desember 2015, namun di awal Januari, implementasi di lapangannya baru direalisasikan.

"Limit yang diatur sebelumnya, untuk tarik tunai kan Rp10 juta, itu maksimal sehari, ditetapkannya sejak 2008. Sekarang diubah karena sudah ada yang menggunakan chip pada 2015. Jadi sekarang tarik tunainya sebesar Rp15 juta. Untuk yang masih gunakan magnetic stripe, ini tidak berlaku," jelas Farida di Gedung BI, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Untuk penetapan transfer sendiri, dari yang dulunya hanya bisa dilakukan sampai batas limit Rp25 juta, sekarang bisa dilakukan hingga Rp50 juta per hari. Nominalnya memang agak berbanding jauh dengan tarik tunai.

"Kenapa tarik tunai hanya bisa Rp15 juta sehari sedangkan kalau transfer bisa sampai Rp50 juta, karena Bank Indonesia tidak mendorong penggunaan tunai secara berlebihan, lebih baik transfer," kata Farida.

Ketentuan tersebut akan terus berlaku hingga nanti seluruh nasabah dianggap sudah semuanya bermigrasi ke sistem keamanan dengan menggunakan chip pada 2022.

Saat ini, Bank Indonesia tengah menunggu kesiapan total dari industri perbankan untuk proses migrasi. Sebagian bank sudah ada yang siap untuk stoknya dan sudah mencetak kartu chipnya, namun mereka belum gunakan sistem environment-nya secara keseluruhan.

"Jadi meskipun kartu chip-nya sudah siap, tapi mesin ATM-nya kan belum siap dengan sistem membaca chip. Jadi, ya ibaratnya masih minim industrinya. Jadi diperpanjang waktunya," tandas Farida.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mulai 1 Desember BCA...
Mulai 1 Desember BCA Beralih ke Kartu ATM Chip, Begini Cara Tukarnya
Takut Kartu ATM Diblokir,...
Takut Kartu ATM Diblokir, Nasabah BCA Serbu Kantor Cabang
Batas Akhir 30 November,...
Batas Akhir 30 November, BNI: Segera Ganti ke Kartu Debit Chip
Hati-hati Kena Skimming,...
Hati-hati Kena Skimming, Ini Tips Aman Gesek Kartu ATM
Gencar Seruan Ganti...
Gencar Seruan Ganti Kartu ATM Jadi Berbasis Chip, Simak Keunggulannya
Biar Transaksi Aman,...
Biar Transaksi Aman, MNC Bank Ingatkan Nasabah Ganti ke Kartu Debit Chip
Berita Terkini
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
12 menit yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
11 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
11 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
12 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
12 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
13 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved