Pinjaman Tebesar RI Tahun Ini dari ADB

Jum'at, 12 Februari 2016 - 15:02 WIB
Pinjaman Tebesar RI...
Pinjaman Tebesar RI Tahun Ini dari ADB
A A A
JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil mengakui, nilai pinjaman luar negeri dari Asian Development Bank (ADB) sebesar USD2 miliar terbesar dibanding pinjaman yang dilakukan Indonesia kepada lembaga atau negara lainnya. (Baca: Kebut Infrastruktur, ADB Kucuri RI Pinjaman USD2 Miliar)

Pasalnya, merujuk daftar proyek yang akan masuk dalam daftar rencana prioritas pinjaman luar negeri (DRPPLN) atau green book 2016, pinjaman luar negeri yang dibutuhkan tahun ini untuk membiayai proyek infrastruktur sebesar USD2,5 miliar. Artinya, kebutuhan pembiayaan Indonesia mayoritas disuntik oleh ADB.

"Ya saya pikir begitu (pinjaman paling tinggi). Tapi dalam blue book saya pikir sekitar USD39 miliar," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Pemerintah telah menerbitkan daftar rencana pinjaman dan hibah luar negeri alias blue book 2015-2019 yang memuat 116 proyek dengan pembiayaan luar negeri senilai USD39,9 miliar.

Menurutnya, Indonesia harus memanfaatkan dana pinjaman dari ADB tersebut. Sebab, kebutuhan pembiayaan untuk proyek infrastruktur di Indonesia cukup besar.

"Oh ya ya, kan bisa kita skilled up. Karena kebutuhan infrastruktur kita lumayan banyak. Dan kita mendapatkan dana murah seperti ini," imbuh dia.

Apalagi, kesempatan Indonesia untuk meminjam dari lembaga tersebut sangat terbatas. Jika Indonesia sudah masuk negara yang berpenghasilan tinggi, maka ADB tidak akan lagi memberikan pinjaman kepada Indonesia.

"Karena ADB itu didesain khusus untuk pinjaman kepada negara yang low atau middle income country. Kalau sudah naik kelas, kita enggak bisa pinjam lagi. Sebab itu, kita harus manfaatkan ini selama window opportunity masih ada," tandasnya.

Baca:

Transmisi Proyek Listrik 35.000 MW Gunakan Pinjaman ADB

ADB Beri Pinjaman Indonesia Rp135 Triliun Selama Lima Tahun
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dapat Angin Segar dari...
Dapat Angin Segar dari China, ADB Ramal Negara Berkembang Asia Mengakhiri 2023 Lebih Cerah
Laos Terbelit Utang...
Laos Terbelit Utang China Akibat Getol Bangun Infrastruktur
Proyeksi ADB: Perdana...
Proyeksi ADB: Perdana dalam 3 Dekade, Pertumbuhan Asia Bakal Melewati China
Indonesia Tambah Utang...
Indonesia Tambah Utang Lagi, ADB Beri Pinjaman Rp2,13 Triliun
Partai Garuda Minta...
Partai Garuda Minta Serangan Politik soal Utang Negara Dihentikan
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
Berita Terkini
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
8 menit yang lalu
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
28 menit yang lalu
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
42 menit yang lalu
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
1 jam yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
1 jam yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved