Penghapusan Subsidi Solar Akan Dibahas di DPR

Jum'at, 01 April 2016 - 00:12 WIB
Penghapusan Subsidi...
Penghapusan Subsidi Solar Akan Dibahas di DPR
A A A
JAKARTA - Pemerintah mempertimbangkan pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebesar Rp1.000 per liter tanpa harus menaikkan harga jual. Rencananya penghapusan subsidi solar akan dibahas bersama Komisi VII DPR RI dalam rapat Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016.

"Kalau ada ruang penggeseran subsidi solar sedang kita pertimbangkan. Subsidi solar Rp16 triliun besar sekali bisa kita gunakan untuk membangun Indonesia Timur," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, di sela-sela Rapat Koordinasi Kehumasan Lintas Kementerian, di Hotel Santika, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/3/2016).

Menurutnya, rencana pemerintah menghapus subsidi solar masih akan dikaji lebih lanjut. Pemerintah harus melakukan pendataan yang benar-benar valid agar tepat sasaran.

"Nanti kita lihat apakah subsidi sebesar Rp1.000 untuk solar tepat sasaran. Jika tidak, akan ada usaha mengarahkan posisi subsidi ke sektor yang lebih produktif dan tepat sasaran," katanya.

Sudirman beranggapan bahwa saat ini pemerintah masih perlu mengevaluasi pola penyaluran subsidi, nilai subsidi, dan pelaksanaan subsidi solar. Setelah perubahan pola subsidi solar disortir dan dievaluasi kemudian akan dibahas dalam forum APBN-P 2016 di parlemen.

"Saat ini pemerintah belum mengambil posisi apapun terkait itu. Nanti akan dibahas dalam forum APBN. Tepat sasaran atau tidak akan ditentukan dalam mekanisme di APBN," jelasnya.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Sujatmiko mengatakan, penghapusan subsidi solar akan digeser ke sektor yang lebih produktif terutama untuk mengembangkan energi baru terbarukan, listrik di desa-desa kawasan Indonesia Timur yang belum tersentuh.

"Jika pencabutan subsidi bisa direalisasikan akan ada penambahan anggaran untuk program lain seperti digunakan untuk pembangunan infrastruktur," jelasnya.

Anggota Komisi VII DPR dari Partai Golkar Satya Widya Yudha mengatakan, rencana pencabutan subsidi solar dapat diajukan dalam pembahasan APBN Perubahan 2016. "Karena sifatnya penganggaran dalam APBN usulan datang dari pemerintah terlebih dahulu,"ucapnya.

Satya mengatakan di tengah tren penurunan harga minyak dunia saat ini sebagai momentum tepat mencabut subsidi BBM jenis solar tanpa harus menaikan harga jual. "Apabila rencana dapat terwujud dana tambahan itu dapat digunakan untuk mendukung program pemerintah yang lebih produktif dan bermanfaat," jelasnya.

Dalam APBN 2016, subsidi solar ditetapkan Rp16 triliun. Pemerintah memberikan subsidi solar Rp1.000 per liter sejak awal 2015 saat harga minyak dunia berada di kisaran USD60-USD70 per barel. Saat ini, harga minyak dunia rata-rata USD40 per barel.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jika Stok Pertalite...
Jika Stok Pertalite Kosong, Guncangan Sosial Mengancam
Ada Truk Zombie, DPR...
Ada Truk Zombie, DPR Ungkap Modus Penghisap BBM Subsidi
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Polrestabes Palembang...
Polrestabes Palembang Amankan 3 Truk Pengangkut BBM Ilegal, 5 Orang Ditetapkan Tersangka
Ini Alasan BBM Solar...
Ini Alasan BBM Solar Subsidi Dibatasi, Ada Mobil Mewah yang Memanfaatkanya
Polda DIY Ungkap Kasus...
Polda DIY Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved