Menkeu Bambang Didaulat Jadi Ketua Development Committee

Senin, 11 April 2016 - 22:03 WIB
Menkeu Bambang Didaulat...
Menkeu Bambang Didaulat Jadi Ketua Development Committee
A A A
JAKARTA - Persoalan ekonomi global, pembangunan internasional, dan pasar keuangan dunia menjadi agenda utama dalam Pertemuan Musim Semi Bank Dunia/Dana Moneter Internasional, yang berlangsung di Washington DC, Amerika Serikat, pada 12-18 April 2016.

Dalam pertemuan yang dikenal sebagai Joint Ministerial Committee on the Boards of Governors of the Bank and the Fund on the Transfer of Real Resources to Developing Countries itu, Menteri Keuangan Indonesia, Bambang Brodjonegoro yang memimpin delegasi RI akan didaulat menjadi Ketua Development Committee (DC).

“Kegiatan utama adalah pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20, pertemuan negara-negara G24, pertemuan bilateral berbagai negara, kegiatan seminar, dan kegiatan lainnya,” kata Bambang di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/4/2016).

Menurut Bambang, pada pertemuan itu, dirinya akan menjadi tokoh penting karena didaulat sebagai Ketua DC.

"Ini pertama kali dalam sejarah posisi Ketua DC dijabat oleh warga negara Indonesia yang dipilih berdasarkan kapasitas individual secara sangat selektif dari banyak kandidat dari negara-negara anggota," kata dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Catat Nih! Beda Hitungan...
Catat Nih! Beda Hitungan Pertumbuhan Ekonomi Bank Dunia dengan Pemerintah
Ini Prosedur Pelaksanaan...
Ini Prosedur Pelaksanaan Penempatan Dana Bank Jangkar
Siap Dirilis, Kemenkeu...
Siap Dirilis, Kemenkeu Beri Rp84 Triliun di Bank Jangkar
Sri Mulyani: Hubungan...
Sri Mulyani: Hubungan Kemenkeu dan BI Esensi Penting Jaga Ekonomi RI
SKB Diteken, BI dan...
SKB Diteken, BI dan Kemenkeu Sepakat Berbagi Beban Utang
Sri Mulyani: Penempatan...
Sri Mulyani: Penempatan Dana Pemerintah ke Bank Demi Beri Kredit ke Dunia Usaha
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
14 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
43 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved