Laju IHSG Diprediksi Melesat Setelah Idul Fitri

Minggu, 10 Juli 2016 - 12:15 WIB
Laju IHSG Diprediksi...
Laju IHSG Diprediksi Melesat Setelah Idul Fitri
A A A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melesat pada awal Juli atau setelah libur Hari Raya Idul Fitri. IHSG diprediksi bergerak di kisaran level 4.820-4.920.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan, sentimen keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) masih akan menghantui. Namun, tidak menyeramkan melainkan justru membuat IHSG menguat.

"Bisa jadi (menguat) soalnya Eropa-nya pasti kena hit masalah Brexit ini," ujarnya melalui pesan online kepada Sindonews di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lanjar menjelaskan, laju IHSG akan tetap aman di zona hijau selama Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) belum menaikkan suku bunga acuan. Sedangkan, adanya Brexit membuat investor asing melarikan dananya ke negara berkembang seperti Indonesia.

"Selama The Fed belum menaikkan suku bunga, investor asing akan lari ke emerging market dan Asia. Meski demikian efeknya dalam jangka pendek," kata dia.

Alasannya, kata dia, The Fed hanya tinggal menunggu hitungan bulan untuk menaikkan suku bunga. Umumya, ketika diputuskan naik maka akan ada dana asing yang keluar dari Tanah Air.

"Soalnya bulan-bulan berikutnya bakal ada Fed rate lagi kan. Di saat penentuan Fed rate begitu biasanya capital outflow," tuturnya.

Kendati demikian, lanjut Lanjar, sentimen dari dalam negeri yakni disahkannya UU Pengampunan Pajak, kemungkinan masih bisa menolong pergerakan IHSG. Sektor yang paling disorot dari adanya kebijakan itu yaitu perbankan dan properti.

"Properti sama banking paling yang jadi pusat perhatian soalnya kebijakan ini kan ditunggu-tunggu investor. Itu juga salah satu yang bikin market kita optimis," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
38 menit yang lalu
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
53 menit yang lalu
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
2 jam yang lalu
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved