ESDM Siapkan Terobosan Kembangkan Blok East Natuna

Jum'at, 22 Juli 2016 - 14:13 WIB
ESDM Siapkan Terobosan...
ESDM Siapkan Terobosan Kembangkan Blok East Natuna
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah terobosan untuk mengembangkan blok migas di East Natuna. Hal ini respons atas arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengembangkan potensi migas di mutiara perbatasan tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I GN Wiratmaja Puja mengungkapkan, pihaknya mengusulkan tambahan waktu eksplorasi kepada wilayah kerja (WK) di Natuna yang sudah hampir habis masa berlakunya. Sehingga, sumber cadangan yang ditemukan akan semakin meningkat.

"Beberapa WK perlu ada fiskal term supaya ekonomis untuk dikembangkan. Perlu tambahan waktu eksplorasi untuk pemboran dan sebagainya," kata dia di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Selain itu, pihaknya juga telah menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk membentuk konsorsium dengan ExxonMobile dan PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) Thailand untuk melakukan studi gabungan (join study) dan pengkajian market (market review)‎ guna melihat potensi migas serta nilai keekonomian East Natuna.

Wirat meminta konsorsium tersebut menyelesaikan studi lebih cepat menjadi 1,5 tahun dari target semula selama dua tahun. Dengan demikian, diharapkan pada akhir 2017 sudah ada kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC)‎ baru di East Natuna.

"Kita tugaskan Pertamina konsorsium dengan Exxon dan PTTEP untuk melakukan studi dan market review. Mereka butuh waktu dua tahun, tapi kami minta dipercepat 1,5 tahun jadi akhir 2017 sudah ada PSC yang baru," imbuh dia.

Selain itu, saat ini‎ Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga tengah mengkaji kemungkinan pembangunan kilang mini, mengingat produksi East Natuna yang tidak terlalu besar atau hanya 7-15 ribu barel. Pembangunan kilang mini dinilai lebih efektif, mengingat letak geografisnya yang jauh dari daerah lain.

"Tim SKK Migas dan berbagai pihak sedang mencari cara bagaimana bisa produksi East Natuna, kita bisa bangun kilang mini karena produksinya 7-15 ribu barel," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Resmi Kelola...
Pertamina Resmi Kelola Blok East Natuna Selama 30 Tahun
Kembangkan Blok East...
Kembangkan Blok East Natuna, Ini Rekomendasi dari IATMI
Akan Dilelang Ulang,...
Akan Dilelang Ulang, Segini Deposit Gas di Blok East Natuna
Pertamina Resmi Garap...
Pertamina Resmi Garap Blok East Natuna, Investasi Capai Rp187 M
Rusia Incar Harta Karun...
Rusia Incar Harta Karun RI di Laut Natuna, Ini Isinya
Wilayah Paling Kaya...
Wilayah Paling Kaya Gas di Blok East Natuna hanya Akan Diberikan ke Raksasa Migas
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
13 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
37 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
2 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved