Ini Respons Istana Soal Tagar #StopBayarPajak di Twitter

Senin, 29 Agustus 2016 - 12:33 WIB
Ini Respons Istana Soal...
Ini Respons Istana Soal Tagar #StopBayarPajak di Twitter
A A A
JAKARTA - Pemerintah akhirnya angkat bicara soal tagar #StopBayarPajak yang baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial Twitter. Adapun tagar yang menjadi viral tersebut merupakan respons dari netizen atas pelaksanaan program pengampunan pajak (tax amnesty).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku telah mengikuti isu yang beredar di masyarakat tersebut. Menurutnya, munculnya tagar #StopBayarPajak di media sosial, karena ada oknum yang memainkan isu tax amnesty sebagai rumor politik.

"‎Jadi, bukan tidak tepat sasaran tapi ada orang yang kemudian menggunakan ini menjadi rumor isu politik," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Politisi PDI-Perjuangan ini mengungkapkan, semangat dari program amnesti pajak tersebut adalah agar para wajib pajak yang selama ini tidak patuh membayar pajak dapat segera mendeklarasikan ataupun merepatriasi asetnya lewat program tax amnesty.

Dia membantah jika disebut tax amnesty juga mengejar para wajib pajak yang telah patuh membayar pajak. "Bukan yang sudah tertib membayar pajak, malah kemudian dikejar-kejar. Atau juga yang katakanlah ininya kecil tetapi karena kealpaan, kelupaan, kemudian mereka sekarang mumpung ada kesempatan dan mereka deklarasikan itu ikut tax amnesty itu yang dikejar-kejar," imbuh Pramono.

Melalui tax amnesty, pemerintah berharap ‎agar dana-dana yang ada di luar negeri baik yang dalam bentuk aset ataupun berupa uang bisa segera kembali ke Tanah Air untuk digunakan membangun Indonesia. Ditegaskannya, program amnesti pajak akan tetap dijalankan meskipun banyak penolakan dan kendala lain di lapangan.

"‎Program tax amnesty ini tetap harus berjalan karena secara langsung Presiden turun tangan terhadap hal tersebut. Semangat dari tax amnesty itu adalah bagaimana repatriasi dan deklarasi bagi wajib-wajib pajak yang selama ini tidak membayar pajak," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Ekonom Beberkan Sektor-sektor...
Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II
Berita Terkini
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
4 menit yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
27 menit yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
59 menit yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
1 jam yang lalu
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
2 jam yang lalu
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved