Ketemu Australia, Indonesia Minta Bea Masuk Pupuk Diturunkan

Jum'at, 28 Oktober 2016 - 19:49 WIB
Ketemu Australia, Indonesia...
Ketemu Australia, Indonesia Minta Bea Masuk Pupuk Diturunkan
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, dalam pertemuan bilateral Indonesia dengan Australia dua pekan mendatang, pihaknya meminta pemerintah Negeri Kangguru menurunkan bea masuk produk pupuk Indonesia. Saat ini, bea masuk pupuk, kata Airlangga, mencapai 100%.

Saking besarnya bea masuk tersebut, Indonesia tidak bisa menjual secara langsung pupuk jenis herbisida dan pestisida, dan harus melewati negara lain untuk menjual ke Australia. (Baca: Ini Poin Pembicaraan Jokowi dengan Australia)

"Kita minta agar perdagangan Indonesia dengan Australia tidak jomplang. Kita minta dibuka pasar untuk herbisida dan pestisida. Karena yang sekarang itu bea masuknya tinggi, 100%, dan akhirnya masuk dari ASEAN dan Malaysia. Ini yang ingin kita kembalikan," kata Airlangga, Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Sementara itu, terang Menperin, Australia juga meminta Indonesia agar bea masuk raw sugar mereka ke sini tidak terlalu tinggi. Intinya, masing-masing negara memiliki permintaan perdagangan sendiri dan akan disepakati dalam pertemuan tersebut.

"Raw sugar itu volumenya besar, apalagi kalau cattle-nya ditambah. Jadi mereka minta raw sugar itu bea masuknya diturunkan juga," pungkas Airlangga.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Kemendag Beri Kemudahan...
Kemendag Beri Kemudahan Urus Izin Ekspor Impor 5 Hari Kerja
Dampak RCEP: Ekspor...
Dampak RCEP: Ekspor Meningkat, Impor Terjaga
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
50 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved