Perusahaan Minyak Kakap Dunia Gabung Kurangi Emisi Karbon

Rabu, 02 November 2016 - 19:17 WIB
Perusahaan Minyak Kakap...
Perusahaan Minyak Kakap Dunia Gabung Kurangi Emisi Karbon
A A A
LONDON - Perusahaan minyak besar di dunia, termasuk Saudi Aramco dan Shell akan bergabung untuk mendirikan sebuah dana investasi demi mengembangkan teknologi mengurangi emisi karbon dan mempromosikan energi terbarukan

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/11/2016), sumber mengatakan bahwa kepala eksekutif dari tujuh perusahaan minyak dan gas yaitu BP (BP.L), Eni (ENI.MI), Repsol (REP.MC), Saudi Aramco, Shell, Statoil (STL.OL) dan Total (TOTF.PA) akan mengumumkan rincian dana dan langkah-langkah lain untuk mengurangi gas rumah kaca di London.

Sektor ini akan mengambil peran aktif dalam memerangi pemanasan global, dan bertepatan dengan Perjanjian Paris 2015 untuk phase out gas rumah kaca buatan manusia pada paruh kedua abad ini.

Kelompok ini bagian dari Oil and Gas Climate Initiative (OGCI), yang diciptakan dengan dukungan dari PBB pada 2014 dan mencakup 11 perusahaan yang mewakili 20% dari produksi minyak dan gas global.

Para pemimpin perusahaan diharapkan merinci untuk menciptakan kendaraan investasi yang akan fokus pada pengembangan teknologi untuk menurunkan emisi dan meningkatkan mesin mobil dan efisiensi bahan bakar, menurut sumber-sumber yang terlibat dalam pembicaraan yang menolak disebutkan namanya.

Dana tersebut juga akan fokus pada cara-cara untuk mengurangi biaya penangkapan karbon dan teknologi penyimpanan (CCS), yang melibatkan emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil dan menyuntikkan ke dalam gua-gua bawah tanah.

Para CEO juga diharapkan mengumumkan tahap berikutnya dari rencana mereka untuk mengurangi emisi sektor minyak, terutama dengan mengurangi pembakaran kelebihan gas di ladang, meningkatkan penggunaan CCS dan membatasi pelepasan metana, gas yang sangat mencemari sering dipancarkan melalui pipa kebocoran.

Pemimpin OGCI tahun lalu meminta pemerintah untuk menetapkan harga pada emisi karbon untuk mendorong penggunaan teknologi bersih, meskipun beberapa perusahaan termasuk Exxon Mobil (XOM.N) telah menolak gagasan tersebut.

Mereka mendorong untuk membatasi pemanasan global sampai 1,5 derajat Celsius pada akhir abad ini menimbulkan ancaman bagi perusahaan minyak dan gas sebagai transportasi dan listrik secara bertahap bergeser ke arah sumber energi terbarukan seperti surya dan angin.

Perusahaan minyak termasuk Norwegia Statoil, Total Perancis dan Italia Eni, telah meningkatkan investasi mereka di bidang energi terbarukan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun masih dikerdilkan bisnis bahan bakar fosil utama.

CEO Total Patrick Pouyanne pada bulan lalu mengatakan, para pemimpin OGCI akan mengumumkan rencana "untuk bekerja secara kolektif untuk mengembangkan teknologi yang akan diperlukan untuk menghadapi isu perubahan iklim".
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perusahaan Raksasa Energi...
Perusahaan Raksasa Energi Global Beli Minyak Rusia Pakai Rubel
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Iran Kerek Harga Jual...
Iran Kerek Harga Jual Minyak Mentah untuk Pembeli dari Asia pada September
Harga Bensin Menggila...
Harga Bensin Menggila di Eropa, Analis: Penyuling Minyak Sedang Mencetak Uang
Perang Rusia Ukraina...
Perang Rusia Ukraina Mengubah Wajah Perdagangan Minyak Global
Harga Minyak Turun Akibat...
Harga Minyak Turun Akibat Kekhawatiran Resesi Global
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved