MNC Leasing Diminta Super Aktif dan Agresif

Jum'at, 09 Desember 2016 - 13:58 WIB
MNC Leasing Diminta...
MNC Leasing Diminta Super Aktif dan Agresif
A A A
JAKARTA - Presiden Direktur PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) G Andrew Haswin meminta kepada salah satu anak usaha BCAP yakni MNC Leasing untuk menjalankan empat hal super, dalam upaya mencapai target pada 2017. Dia menerangkan yang pertama yakni agresif dan aktif, dimana karyawan harus bisa menerapkan sistem jemput bola dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan nasabah.

"Effort semua kerja mestinya super. Enggak bisa satu jalan,tetapi satu klien enggak berhasil terus nunggu lagi. Jadi harus super aktif dan agresif," ujarnya saat membuka acara Rakernas MNC Leasing di Gedung MNC Financial Center, Jakarta, Jumat (9/12/2016).

(Baca Juga: MNC Leasing Gelar Rakernas 2017)

Lebih lanjut dia menerangkan poin super kedua yakni kompak dan solid. Meski baru berusia dua tahun, karyawan MNC Leasing diminta agar tetap menjaga kekompakan, selain menerapkan kerja tim (teamwork).

"Pada saat Anda ke kantor, enggak ada tekanan, intimidasi, enggak ada hal-hal yang membuat kalian engga happy. Kalau ada apa-apa dengan manajemen, itu feel free. Saya minta manajemen juga terbuka. Kalau mau bicara ada apa, selalu dibuka komunikasinya, komunikasi, kolaborasi harus jalan," tegas dia.

Super yang ketiga, kata dia, adalah progresif dan inovatif. Saat ini MNC Leasing tengah mengurangi portofolio pembiayaan kepada produk-produk alat-alat berat (heavy equipment) untuk pertambangan. Hasilnya, perusahaan saat ini lebih menyasar kepada sektor properti dan konstruksi yang sejalan dengan program pemerintah.

"Saat ini coba untuk kurangi. Bukan tidak boleh dengan melihat kualitas aset yang kita perlu kasih pinjamannya. Kenapa bilang heavy equipment tetap dijalankan? Indonesia sekarang banyak sekali bangun infrastruktur. Jadi ke arah konstruksi, properti tidak apa-apa tetap jalan," turur Andrew.

Hal super yang terakhir diminta untuk dilakukan yakni menjaga disiplin. Ini harus dilakukan mengingat MNC Leasing menargetkan pada 2017 aset mampu tumbuh sebesar 110% menjadi Rp1 triliun.

"Butuh Rp1 triliun ini engga gampang. Perlu super super itu semua. Kalau tidak, itu hanya sebatas target saja jadinya. Disiplin untuk bagian kontrol. Lalu collection, ingatkan nasabah jangan sampai telat dam timbulnya kredit bermasalah," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MNC Leasing dan MNC...
MNC Leasing dan MNC Finance Gelar Training Re-Engineering Your Life
Pengajuan Mudah di MNC...
Pengajuan Mudah di MNC Leasing: Solusi untuk Pembiayaan Bisnis Anda
MNC Leasing dan Bank...
MNC Leasing dan Bank SBI Indonesia Kolaborasi Salurkan Pembiayaan Rp50 Miliar ke Sektor Strategis
Peserta MNC Billiard...
Peserta MNC Billiard Tournament 2025 Terpukau dengan Fasilitas Kelas Dunia di PBC
MNC Finance dan MNC...
MNC Finance dan MNC Leasing Gelar 'Durian Vaganza 2025': Makan Sepuasnya, Bawa Pulang Suka-Suka
MNC Leasing Gandeng...
MNC Leasing Gandeng Sinotruck Masuk ke Industri Forestry
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
6 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
6 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
6 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
6 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
6 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved