Dukung Pembiayaan Ekspor, LPEI Cari Utang Rp14 Triliun

Selasa, 07 Februari 2017 - 11:36 WIB
Dukung Pembiayaan Ekspor,...
Dukung Pembiayaan Ekspor, LPEI Cari Utang Rp14 Triliun
A A A
JAKARTA - Untuk mendukung penyaluran pembiayaan ekspor 2017, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank berencana menerbitkan surat berharga sebesar Rp14 triliun dalam bentuk rupiah dan ekuivalen USD500 juta dalam bentuk valuta asing di samping perolehan pinjaman valas maupun rupiah.

(Baca: LPEI Tahun Ini Fokus Pengembangan Ekspor UKM )

Secara makro ekonomi, Indonesia menunjukkan kondisi perekonomian relatif kuat di tengah dinamika ekonomi global yang cenderung melambat. Faktor pendukung penguatan pertumbuhan ekonomi, antara lain kembali naiknya harga-harga komoditas serta reformasi iklim investasi yang berjalan cepat.

"Persepsi analisa lembaga pemeringkat internasional terhadap Indonesia juga memberikan penilaian positif," ujar Direktur Pelaksana III Indonesia Eximbank Raharjo Adisusanto di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Raharjo mengatakan, peningkatan rating investasi menjadi penting bagi Indonesia, terutama mempertimbangkan tiga aspek yaitu pengakuan sejumlah kemajuan yang ada di Indonesia, dorongan bagi investor untuk berinvestasi melalui penanaman modal asing ataupun portofolio, dan pengurangan premi risiko yang akan berdampak kepada efisiensi biaya pendanaan.

Perbaikan rating Indonesia ini tentunya akan memengaruhi korporasi dan sektor keuangan lainnya, khususnya lembaga quasi sovereign seperti LPEI. Sejalan dengan perkiraan perbaikan ekonomi global dan membaiknya iklim usaha dan investasi di Indonesia, serta komitmen pemerintah dalam mendorong kinerja ekspor nasional, LPEI menjadi salah satu destinasi pilihan untuk berinvestasi yang tepat.

(Baca: Sri Mulyani Gembira Kinerja Ekspor di Zona Hijau )

Dengan nilai total Rp20,5 triliun, bisa menjadi peluang bagi investor di dalam dan luar negeri untuk turut berinvestasi pada surat berharga yang akan diterbitkan LPEI pada 2017. Investor tidak hanya memperoleh keuntungan atas penempatan investasinya, namun juga berperan dalam mendorong peningkatan ekspor nasional.

"Dukungan regulator dan otoritas juga semakin penting agar perolehan pendanaan yang dibutuhkan lebih efisien," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Ekspor, Ini...
Dongkrak Ekspor, Ini Tugas Berat Indonesia Eximbank
Cetak Eksportir, Eximbank...
Cetak Eksportir, Eximbank Indonesia Gelar Pelatihan dan Pendampingan
Bank Penyokong Ekspor...
Bank Penyokong Ekspor Se-Asia Satu Suara Soal Pentingnya Ekonomi Berkelanjutan
Genjot Ekspor Nasional,...
Genjot Ekspor Nasional, bank bjb Jalin Kerja Sama dengan Indonesia Eximbank
BCA Suntik Exim Bank...
BCA Suntik Exim Bank Rp3 Triliun untuk Genjot Ekspor
Kinerja Eximbank Memburuk,...
Kinerja Eximbank Memburuk, Total Aset Menyusut Jadi Rp92,1 T per Desember 2020
Berita Terkini
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
11 menit yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
19 menit yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
24 menit yang lalu
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
48 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
53 menit yang lalu
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
1 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved