Pajak Bangunan Kosong Tak Cocok Saat Industri Properti Lesu

Selasa, 11 April 2017 - 14:10 WIB
Pajak Bangunan Kosong...
Pajak Bangunan Kosong Tak Cocok Saat Industri Properti Lesu
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan, kebijakan pengenaan pajak progresif di industri properti untuk bangunan kosong idealnya berlaku pada saat industri properti membaik. Sebab, saat ini masih lesu tertekan perlambatan ekonomi.

(Baca: Pengusaha Semringah Pajak Bangunan Kosong Ditunda )

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan, ketika perekonomian Indonesia sudah mulai pulih baru pemerintah dapat mengaplikasikan kebijakan tersebut. Apalagi, sektor properti terkait dengan banyak industri lainnya.

"Kalau sudah kembali lagi ekonomi membaik, market berkembang lagi itu silakan kalau mau diberlakukan. Tentunya kita sampaikan di properti dampak ke industri lain ada 174 industri yang berdampak langsung dan enggak langsung, ya semen, baja, konstruksi, arsitek, furniture," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Kadin pun meminta ke pemerintah memberikan stimulus untuk industri properti. Salah satu yang krusial yakni soal Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

"Itu yang kita sampaikan, kita minta pemerintah beri stimulus, insentif saat seperti ini terutama dari segi perpajakan, BPHTB kendala di daerah 5% turun jadi 1% banyak daerah keberatan. Kita sampaikan ke pemerintah bagaimana daerah ngikuti agak berat, sebagian besar daerah enghak ngikutin, mohon maaf kurang berjalan," kata Rosan.

Menanggapi kendala tersebut, Rosan menuturkan, pihaknya telah memberi gambaran ke pemerintah secara teknis. Sehingga, soal pajak tidak lagi menjadi hambatan bagi pengusaha properti. "Kita kasih masukan bagaimana mekanismenya. Kita bicarakan dengan pemerintah," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perpanjangan Insentif...
Perpanjangan Insentif Pajak, Diyakini Dongkrak Industri Properti
Ternyata, Relaksasi...
Ternyata, Relaksasi Pajak Properti hanya Menguntungkan Pengembang Tertentu Saja
Relaksasi PPN Bakal...
Relaksasi PPN Bakal Gairahkan Lagi Sektor Properti
Pelaku Usaha Optimistis...
Pelaku Usaha Optimistis Sektor Properti Akan Tumbuh di 2022
Insentif Pajak hingga...
Insentif Pajak hingga DP0% Jadi Momentum Geliatkan Industri Properti
Modernland Cilejit Manfaatkan...
Modernland Cilejit Manfaatkan Insentif Pajak Properti Lewat Cluster Ramma
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
1 jam yang lalu
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
4 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved