Perusahaan Properti China Kembangkan Daan Mogot City

Senin, 24 April 2017 - 07:02 WIB
Perusahaan Properti...
Perusahaan Properti China Kembangkan Daan Mogot City
A A A
JAKARTA - China Communications Construction Group (CCCG), pengembang properti asal Negeri Tirai Bambu melalui anak perusahaan PT China Harbour Jakarta Real Estate Development, memulai proyek kompleks apartemen prestisius pertamanya di Indonesia. Yaitu Daan Mogot City alias Damoci.

Pengembangan konstruksi tahap pertama ini ditandai dengan peletakkan batu pertama alias ground breaking Damoci yang bertempat di Marketing Gallery Daan Mogot City, Jakarta Barat.

Setiap detail dari proses pembangunan menjadi perhatian dan memberikan garansi pembelian kembali, apabila selama tiga tahun proses pembangunan meleset dari rencana. “Kami akan lakukan pembelian kembali apabila tidak memenuhi target yang telah dijanjikan,” jelas Simon Suhendro, Head of Sales Damoci dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Senin (24/4/2017).

Untuk meningkatkan standar kualitas bangunan, pilihan material akan mendukung konsep bangunan. Seperti material full glass façade, balkon, dan komponen material lain terbaik. Untuk menyeriusi konsep pengembangan mixed-use development Damoci, kawasan akan dikembangkan menjadi empat tahap dan akan diselesaikan secara keseluruhan pada tahun 2027.

Fase pertama seluas empat hektare yang terdiri dari delapan menara. Tiap menara terdiri dari 300an unit dengan harga Rp400 jutaan (tipe studio) dan Rp1,4 miliar (tipe 3 bedroom).

"Dari awal penjualan bulan Oktober 2016 sampai dengan saat ini, kami sudah menjual satu unit menara sold out Bluefinch, untuk tower kedua Albatros sudah 90 persen, dan tower ketiga Canary sudah terjual 30 persen," terang Simon.

Adapun desain arsitektur ditangani East China Architecture Design Institute, sementara master lanskap oleh Green Town yang dibantu Bali Island Landscare. Konsep fasilitas yang diusung adalah 4H (Happines, Health, Heritage, dan High Quality Education). Terdapat sekitar 60% total lahan akan dikembangkan sebagai area terbuka hijau.

Selain itu, sungai yang ada di sekitar Damoci akan ditata ulang dan dipercantik sebagai elemen estetika eksterior. “Kami dedikasikan karya terbaik pada proyek ini untuk masyarakat Indonesia. Tidak hanya secara konsep, tapi juga kualitas pengerjaan dengan desain yang berkelas,” kata Sun Guanyou, Executive General Manager Damoci.

Damoci dikembangkan dengan konsep yang lebih baik, berbeda dengan proyek-proyek yang ada di kawasan Jakarta Barat. Di Damoci penghuni akan merasakan kehidupan yang lebih baik, dimana akan terdapat fasilitas yang menunjang untuk bergaya hidup sehat, hunian yang ramah, dan kebutuhan hidup sehari-hari yang mudah terpenuhi.

Fasilitas yang ada di apartemen seperti taman terbuka hijau, sekolah taraf internasional, klinik kesehatan, area jogging track, bicycle track, kids playground, tennis court, rooftop lounge dan fasilitas menyenangkan lainnya.

“Jakarta Barat menjadi salah satu kawasan yang berkembang pesat. Diantaranya tumbuh pengembang besar yang ada di sekitar lokasi. Selain itu, kami menginginkan kawasan ini menjadi lingkungan dan tempat tinggal yang lebih hijau. Juga berharap menjadi iconic future development,” ujar Director of Marketing Damoci Zhao Ran.

Pilihan proyek perdana di Jakarta, terutama Jakarta Barat bukan tanpa sebab. Kawasan ini memiliki infrastruktur yang baik, lokasi yang strategis dan fasilitas penunjang yang sudah ada. Sebagai sebuah kota, Jakarta Barat akan menjadi kawasan yang menarik sebagai tempat tinggal dan pertumbuhan ekonomi.

“Kami sangat memahami apa yang dibutuhkan dari sebuah kota dan bagaimana mengembangkannya menjadi kawasan yang prestisius. Terlebih lokasi Damoci yang sangat strategis dengan sarana infrastruktur yang ada seperti stasiun kereta api, Busway dan Bandara Soekarno-Hatta,” tutur General Manager Damoci Shen Chao.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Geliatkan Industri,...
Geliatkan Industri, 1.000 Properti Akan Diluncurkan Serentak di 23 Kota se-Indonesia
Perkuat Modal Ekspansi...
Perkuat Modal Ekspansi Properti, Graha Agung Kencana Gandeng Salvatore Financial
Properti Bisa Jadi Investasi...
Properti Bisa Jadi Investasi Menguntungkan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved