Pasar Acuhkan Comey, Dow Jones Ditutup Naik Lebih 140 Poin

Sabtu, 20 Mei 2017 - 07:02 WIB
Pasar Acuhkan Comey,...
Pasar Acuhkan Comey, Dow Jones Ditutup Naik Lebih 140 Poin
A A A
NEW YORK - Perdebatan soal pemecatan Direktur FBI James Comey oleh Presiden AS Donald Trump, tidak lagi menjadi konsumsi pasar. Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat waktu setempat.

Melansir dari CNBC, Sabtu (20/5/2017), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 141,82 poin atau 0,69% ke level 20.804,84, didorong kinerja saham Caterpillar dan Boeing yang meningkat tajam.

Indeks S & P 500 menguat 16,01 poin atau 0,68% ke posisi 2.381,73, dimana semua saham sektor industru berakhir lebih tinggi. Nasdaq bertambah 28,57 poin alias 0,47%, ditutup pada 6.083,70.

Rencana Partai Demokrat AS yang ingin memperpanjang masalah pemecatan Comey sepi tanggapan dari pasar. Sebelumnya, pasar saham AS sempat mengalami kemunduran besar di tahun ini pada awal Mei, setelah kabar pemecatan Comey. Trump meminta Comey untuk berhenti menyelidiki mantan Penasihat Keamanan Nasional Michael Flynn. Nama terakhir dituduh oleh Partai Demokrat sebagai penghubung Trump dengan Rusia saat kampanye tahun lalu.

Adapun pasar lebih mencermati kunjungan luar negeri pertama Trump ke Arab Saudi, Israel, dan Vatikan. Dalam lawatan ke Saudi, pihak Kerajaan Saudi berencana membeli senjata buatan Amerika senilai miliaran dolar.

Selain faktor politik luar negeri Trump, kenaikan ekuitas AS terkait rencana bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Sebelumnya, Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan The Fed mungkin akan mempercepat menaikkan suku bunga.

The Fed dijadwalkan melakukan pertemuan pada bulan depan, dimana ekspektasi pasar soal kenaikan suku bunga mendekati 80%, sebagai perkiraan Fed Watch CME Group.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
8 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
18 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
33 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
3 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved