Berpotensi Ganggu Impor, Mendag Pantau Hubungan Arab Saudi Cs dan Qatar

Rabu, 07 Juni 2017 - 14:56 WIB
Berpotensi Ganggu Impor,...
Berpotensi Ganggu Impor, Mendag Pantau Hubungan Arab Saudi Cs dan Qatar
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, masih belum melihat dampak perseteruan diplomatik antara Qatar dengan Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir terhadap kinerja ekspor dan impor Indonesia. Menurutnya situasi tersebut masih sesaat, sehingga dampaknya pun belum terlihat.

Dia mengaku akan terus melihat perkembangan yang terjadi atas perseteruan diplomatik tersebut. Terkait adanya potensi impor 25 produk dari Qatar, Politisi Partai Nasdem ini menyatakan bahwa potensi tersebut juga dimiliki oleh negara lain di dunia. "Di semua negara ada (potensi impor). Ya tapi kita lihat perkembangannya. Dan kita akan ikuti bagaimana perkembangannya," terangnya, Rabu (7/6/2017).

Seperti diketahui memanasnya situasi di Timur Tengah, terpicu oleh pemutusan hubungan diplomatik yang pertama-tama dilakukan Bahrain untuk kemudian disusul dengan Arab Saudi pada Senin (5/6) pagi. Mesir, Uni Emirat Arab, Yaman, Libia dan Maladewa kemudian menempuh langkah yang sama. Menurut Arab Saudi, Qatar menjalin hubungan dekat dengan banyak kelompok teroris, termasuk kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS).

Kantor berita negara Bahrain dalam sebuah pernyataan singkat mengumumkan bahwa warga Qatar memiliki 14 hari untuk meninggalkan Manama, Ibu Kota Bahrain. Hal ini lantaran menurut pengumuman telah ikut campur tangan urusan dalam negeri. Sementara Arab Saudi yang kemudian melakukan hal yang sama, menerangkan alasan mereka menyangkut “keamanan nasional”.

“Mengutip (alasan) perlindungan keamanan nasional, Riyadh mengumumkan telah memutuskan hubungan dengan Doha dan menutup semua kontak darat, laut dan udara,” bunyi pernyataan pemerintah Saudi yang dilansir Reuters. Mesir pun bergabung dalam perang diplomatik ketika Kairo mengumumkan bahwa pihaknya telah memutus hubungan dengan Doha dengan alasan serupa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Kemendag Beri Kemudahan...
Kemendag Beri Kemudahan Urus Izin Ekspor Impor 5 Hari Kerja
Dampak RCEP: Ekspor...
Dampak RCEP: Ekspor Meningkat, Impor Terjaga
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
13 menit yang lalu
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
27 menit yang lalu
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
30 menit yang lalu
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
45 menit yang lalu
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
4 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
4 jam yang lalu
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved