7-Eleven Tumbang, Mendag Akan Revisi Aturan Jual Minol

Selasa, 04 Juli 2017 - 18:14 WIB
7-Eleven Tumbang, Mendag...
7-Eleven Tumbang, Mendag Akan Revisi Aturan Jual Minol
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku akan merevisi aturan di Kementerian Perdagangan yang berpotensi menghambat dunia usaha. Hal ini menanggapi analisis sejumlah pihak, yang menyatakan bahwa tumbangnya bisnis 7-Eleven karena larangan penjualan minuman beralkohol (minol).

(Baca: Pemerintah Segera Temui Manajemen 7-Eleven )

Selain itu, kebangkrutan bisnis waralaba asal Amerika Serikat (AS) tersebut juga disebabkan karena tidak adanya dukungan dari pemerintah mengenai skema bisnis yang dijalankan Sevel. Pemerintah terus mempertanyakan skema bisnis yang dijalani Sevel, apakah berbentuk restoran atau minimarket.

Larangan penjualan minuman beralkohol di minimarket tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol. Beleid tersebut terbit sejak Menteri Perdagangan masih dijabat Rachmat Gobel pada April 2015.

"Nanti kita lihat (aturan larangan jual minol). Jangankan yang itu, peraturan lain yang mengganggu dunia usaha yang perlu kita revisi kita revisi. Hari ini keluar, besok kita revisi enggak apa apa, untuk kenaikan," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Kendati demikian, politisi Partai Nasdem ini menilai bahwa tutupnya seluruh gerai Sevel yang ada di Tanah Air murni karena persoalan bisnis semata. Mengingat, dalam beberapa waktu belakangan gerai mengalami kerugian.

"Jadi pebisnis itu yang ambil keputusan, dan itu murni bisnis judgement. Kalau dia rugi terus-terusan, kalau saya pemegang saham pun saya akan tutup, ambil recover dalam bentuk yang lain. Dia berani ambil posisi bisnis lain atau tidak itu murni keputusan pemegang saham dan direksinya," ujar dia.

Baca Juga:
Saham MDRN Ambrol Usai 7-Eleven Bangkrut, Ini Kata Bos BEI
Bangkrut, 7-Eleven Tak Wajib Beri Keterbukaan ke Publik
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hunian di Sentul Bogor...
Hunian di Sentul Bogor Ini Tarik Minat Masyarakat
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Jawaban Bagi Pencari...
Jawaban Bagi Pencari Hunian Ramah Lingkungan Hadir di Serpong
Hadirkan Hunian Terbaru,...
Hadirkan Hunian Terbaru, Fasilitas Summarecon Crown Gading Makin Lengkap
LPKR Gabungkan Hunian...
LPKR Gabungkan Hunian dengan Tempat Bekerja untuk Milenial
Hunian Hijau di Lingkungan...
Hunian Hijau di Lingkungan Kelas Dunia untuk Keluarga Modern
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
44 menit yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
1 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
2 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved