Pasokan Terhenti, Industri Garam Rumahan Terancam Merugi

Sabtu, 22 Juli 2017 - 19:33 WIB
Pasokan Terhenti, Industri...
Pasokan Terhenti, Industri Garam Rumahan Terancam Merugi
A A A
KOLAKA - Industri garam rumahan di Kelurahan Lamokato, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), sudah tidak beraktivitas kurang lebih selama satu bulan.

Meski produksi garam hanya 500 karung per bulan, tapi menjadi pemasok garam satu-satunya di Kolaka. Sayang, sejak awal Juli 2017, industri garam rumahan ini sudah tidak beroperasi lagi.

"Hal ini akibat terhentinya pasokan bahan baku garam dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel)," kata Pemilik industri garam rumahan, Rusli di Kolaka, Sabtu (22/7/2017).

Pemilik industri garam rumahan, Rusli mengaku terancam rugi, jika tidak mendapat pasokan bahan baku dalam waktu dekat. Sebab, stok produksi garam saat ini, kurang lebih 100 karung dan dipastikan habis terjual bulan ini.

"Sementara bahan baku yang tersedia di gudang, tidak bisa lagi diolah karena telah rusak" imbuh Rusli.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi Garam Sulsel...
Produksi Garam Sulsel Terus Turun Dalam 2 Tahun Terakhir
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
Pakar UI: Garam Bermutu...
Pakar UI: Garam Bermutu Dihasilkan Dari Panen di Atas Meja Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
Industri Pengguna Garam...
Industri Pengguna Garam Bisa Tenang, Ada Jaminan Pasokan dari Kemenperin
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
34 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved