Pemerintah Berencana Mengimpor Minyak dari Nigeria

Senin, 31 Juli 2017 - 21:29 WIB
Pemerintah Berencana...
Pemerintah Berencana Mengimpor Minyak dari Nigeria
A A A
JAKARTA - Selain rencana mengimpor daging beku dari Afrika Selatan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan Indonesia berencana mengimpor minyak dari Nigeria. Negara berpenduduk 180 juta jiwa di Afrika itu memiliki cadangan minyak mumpuni, dan ingin meningkatkan ekspor minyak mereka untuk membangun negaranya.

“Dalam kerja sama ekonomi dan bisnis di Afrika, kami dan pemerintah Nigeria juga membahas kemungkinan untuk mengimpor minyak dari mereka,” ujar Enggar di Kementerian Perdagangan, Senin (31/7/2017). Baca: Indonesia Buka Peluang Impor Daging dari Afrika Selatan

Pemerintah Nigeria saat ini gencar meningkatkan ekspor minyak mereka, untuk menjaga devisa dan membangun perekonomian. Hal tersebut juga untuk menjaga nilai tukar mata uangnya.

Namun kata Enggar, pemerintah Indonesia akan mengambil kerja sama imbal dagang dalam impor minyak Nigeria. Pemerintah Indonesia akan mendorong sejumlah bahan baku untuk dijual ke Nigeria. Indonesia berencana mengekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) ke sana. Hal ini untuk mendukung pabrik mie instan di Nigeria yang masih kekurangan bahan baku.

Untuk mewujudkan kerja sama ini, pemerintah akan membahas mengenai masalah hambatan tarif. Selama ini, Nigeria mengenakan pajak tarif barang masuk sekitar 55%. Dalam pembicaraan antara 30 pengusaha Indonesia dengan 200 pengusaha Nigeria, kalangan pengusaha dan pemerintah setempat sepakat untuk memangkas hambatan tarif demi memuluskan kerja sama ekonomi kedua negara.

Menteri Enggar sendiri mengatakan hasil kunjungan kerja ke Afrika Selatan dan Nigeria pada pekan lalu, merupakan potensi kerja sama ekonomi baru bagi Indonesia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Kemendag Beri Kemudahan...
Kemendag Beri Kemudahan Urus Izin Ekspor Impor 5 Hari Kerja
Dampak RCEP: Ekspor...
Dampak RCEP: Ekspor Meningkat, Impor Terjaga
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
29 menit yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
39 menit yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
1 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
1 jam yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
3 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
11 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved