Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi, S&P dan Nasdaq Ditutup Melemah

Selasa, 01 Agustus 2017 - 07:57 WIB
Dow Jones Cetak Rekor...
Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi, S&P dan Nasdaq Ditutup Melemah
A A A
NEW YORK - Dow Jones Industrial Average kembali mencapai rekor tertinggi pada penutupan kemarin. Hal ini dibantu oleh saham Boeing. Namun, saham Facebook, Alphabet dan perusahaan teknologi lainnya menekan S & P 500 dan menarik Nasdaq lebih rendah.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/8/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,28% ke level 21.891,12 poin, Indeks S & P 500 turun 0,07% menjadi 2.470,3 dan Indeks Nasdaq Composite turun 0,42% ke level 6.348,12.

Sektor teknologi informasi S & P 500 merosot 0,53%, dengan saham Facebook (FB.O) turun 1,86% dan saham Alfabet (GOOGL.O), perusahaan induk Google turun 1,34%.

"Pasar bull adalah semacam perluasan dan orang-orang mengambil beberapa keuntungan dari tabel pada beberapa saham yang telah dilakukan dengan sangat baik," kata Randy Frederick, wakil presiden perdagangan dan derivatif untuk Charles Schwab di Austin, Texas.

Saham Boeing (BA.N) naik 0,49% dan mencapai rekor tertinggi di level USD242,46 setelah JPMorgan menaikkan target harga pada pembuat pesawat terbesar di dunia menjadi USD280 per saham.

Pasar bereaksi sedikit terhadap kabar bahwa direktur komunikasi Presiden Amerika Donald Trump, Anthony Scaramucci, telah meninggalkan pekerjaan tersebut setelah lebih dari sepekan terjadi pergolakan staf terbaru untuk memukul kepresidenan enam bulan dari Partai Republik.

Pada Juli, Indeks S & P 500 naik 1,9%, Dow menguat 2,5% dan Nasdaq naik 3,4%. Sementara, saham Apple Inc (AAPL.O), yang diperkirakan akan melaporkan hasil kuartalan setelah pasar tutup pada hari hari ini, turun 0,51%.

Investor telah menghitung pendapatan untuk mendukung valuasi tinggi untuk ekuitas. Pendapatan S & P 500 diperkirakan rata-rata tumbuh 10,8% pada kuartal kedua, menurut Thomson Reuters I / B / E / S.

"Pasar pada minggu lalu telah menjadi gelisah. Manajer uang ingin mengambil keuntungan dan dengan alasan apapun untuk melakukannya," kata Dennis Dick, kepala struktur pasar, pedagang berpemilik di Bright Trading LLC di Las Vegas.

Hanya empat dari 11 sektor S & P utama yang naik, dengan indeks keuangan yang naik 0,62% memipin pengautan. Sahan Tesla (TSLA.O) turun 3,46% setelah Chief Executive Elon Musk memperingatkan bahwa produsen mobil listrik akan menghadapi "manufaktur neraka" karena meningkatkan produksi sedan model 3 pasar baru.

Saham Snap (SNAP.N) turun 1,01% karena beberapa investor diizinkan untuk pertama kalinya menjual saham setelah penawaran publik perdana pemilik kapal Snapchat. Saham Discovery Communications (DISCA.O) turun 8,21% setelah mengatakan akan membeli Scripps Networks Interactive (SNI.O) seharga USD11,9 miliar.

Saham Charter Communications Inc (CHTR.O) naik 5,85% ke rekor tertinggi setelah seorang sumber mengatakan bahwa SoftBank Group Corp Jepang (9984.T) sedang mempertimbangkan tawaran akuisisi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved