Pengusaha Tekstil Minta Pemerintah Perjelas Rencana Impor Garam

Rabu, 02 Agustus 2017 - 22:41 WIB
Pengusaha Tekstil Minta...
Pengusaha Tekstil Minta Pemerintah Perjelas Rencana Impor Garam
A A A
BANDUNG - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meminta pemerintah memberi kepastian terkait rencana impor garam, mengingat pentingnya kebutuhan garam bagi industri tekstil nasional. Sekjen API Kevin Hartanto mengatakan, kendati pemerintah berencana melakukan impor garam, namun hingga kini belum ada skema yang jelas terkait impor komoditas itu.

"Informasi sebelumnya, impor garam bisa dilakukan sendiri oleh pengusaha. Tapi harus ada izin dulu dari Disperindag. Dan sekarang, impor garam katanya lewat PT Garam (BUMN). Kami hanya minta kepastian, supaya suplai garam tidak tersendat," beber Kevin di Bandung, Rabu (2/8/2017).

Pengusaha tekstil, lanjut dia, akan lebih leluasa bila importasi garam di serahkan kepada masing-masing pengusaha. Dia khawatir, bila impor garam dilakukan melalui PT Garam, akan terjadi praktik kartel. Padahal, itu yang saat ini sedang dihindari.

Soal harga, kata Kevin, pihaknya tidak mempermasalahkan, walaupun ketika impor, harga garam bisa saja lebih tinggi. Pengusaha, lanjut dia, lebih tenang bila suplai garam di Indonesia cukup. Pengusaha justru lebih khawatir bila proses produksi berhenti bila tidak ada garam.

Diketahui, kelangkaan garam dipastikan akan berdampak pada industri TPT di Jawa Barat. Pabrik tekstil yang melakukan proses produksi hingga pencelupan, dipastikan akan terkena dampaknya. Garam selama ini dipakai sebagai campuran pada proses pencelupan kain katun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Penindakan Impor Ilegal...
Penindakan Impor Ilegal Lemah, Pengusaha dan Pekerja Tekstil Teriak
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
38 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
50 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved