Keran Impor Dibuka, Harga Garam di Tingkat Petani Merosot

Kamis, 10 Agustus 2017 - 15:48 WIB
Keran Impor Dibuka,...
Keran Impor Dibuka, Harga Garam di Tingkat Petani Merosot
A A A
SIDOARJO - Kran impor garam yang dibuka oleh pemerintah dalam upaya mengatasi lonjakan harga garam konsumsi dan industri, mulai dikeluhkan oleh para petani garam lokal di daerah. Salah satunya terjadi di Sedati Sidoarjo, Jawa Timur saat ratusan petani garam menolak kebijakan impor karena berimbas kepada merosotnya harga di tingkat petani.

Safiudin, petani garam mengeluhkan adanya penurunan harga garam serta serta berkurangnya permintaan garam dari pabrik, seiring mulai berlakunya kebijakan pemerintah terkait impor garam. "Ya bagaimana, kita resah. Sejak pemerintah melakukan impor garam, harga di petani lokal Sedati-Sidoarjo menurun," ungkapnya.

Apabila sebelumnya harga garam dari petani sekitar Rp175.000 per sak, kini turun menjadi Rp150.000 per sak. Kondisi tersebut diduga akibat kebijakan pemerintah yang mendatangkan garam impor pasca kelangkaan pasokan garam di daerah. Selain itu Ia menambahkan akibat import garam, sejumlah pabrik garam juga banyak yang mengurangi permintaan garam ke petani garam lokal.

Selain menurunnya harga garam, petani juga mengeluhkan turunnya permintaan garam dari sejumlah pabrik garam di Jawa Timur. Tercatat sejak impor garam disetujui, permintaan garam dari pabrik garam menurun drastis hingga 50%. Menurut Safiudin, alasannya adalah karena harga garam impor lebih murah dibanding harga garam dari petani lokal.

Di sisi lain padahal, saat ini kondisi petani garam lokal di Sidoarjo tengah bersiap bakal melakukan panen raya. "Ratusan petani garam lokal di sidoarjo berharap, agar pemerintah bisa membatasi impor garam sehingga permintaan garam hasil panen petani garam lokal bisa tetap tinggi yang berdampak pada kehidupan petani garam lokal di daerah," terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Nasib, Nasib! Impor...
Nasib, Nasib! Impor Bakal Bikin 1,8 Juta Ton Garam Lokal Tak Terserap
Gula-Gula Erick Thohir...
Gula-Gula Erick Thohir buat Kebutuhan Garam yang Masih 'Asin'
Lima Maklumat Petani...
Lima Maklumat Petani Garam NU atas Rencana Impor Garam
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
7 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
38 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved