RI Siap Balas Perlakuan India yang Naikkan Tarif Impor CPO 100%

Rabu, 23 Agustus 2017 - 11:44 WIB
RI Siap Balas Perlakuan...
RI Siap Balas Perlakuan India yang Naikkan Tarif Impor CPO 100%
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan akan membalas perlakuan India yang dengan sengaja menaikkan tarif bea masuk produk sawit (crude palm oil/CPO) hingga 100%. Pemerintah India menetapkan bea masuk CPO sebesar 15% dari sebelumnya 7,5%.

Tak hanya itu, tarif bea masuk produk sawit olahan (refined palm oil) juga naik menjadi 25% dari 15%. Keputusan ini diambil pemerintah Negeri Bollywood tersebut dengan alasan demi melindungi produk minyak nabati yang dihasilkan petani India.

"Bagaimana India memproteksi dirinya dengan menaikkan tarif 100%. Ini bukan lagi negative campaign, tapi black campaign, dan apa yang dilakukan sudah lebih vulgar dan terbuka," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Politisi Partai Nasdem ini menegaskan, pemerintah akan membalas perlakuan India tersebut. Namun, pembalasan akan dilakukan lebih santun dengan menunjukkan bahwa produk CPO Indonesia adalah yang terbaik.

"Saya bilang, kita the biggest and we are the best. Tidak mungkin kami sebagai produsen, eksportir terbesar mempertaruhkan nama baik kita dengan kualitas tidak baik. Justru dengan kita terbesar, pasti kita akan pertahankan eksistensi kita, meningkatkan kualitas kita. Kita harus memberikan arah pembenarannya, sehingga mereka sadar. Itulah ironinya dalam dunia perdagangan," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Kemendag Beri Kemudahan...
Kemendag Beri Kemudahan Urus Izin Ekspor Impor 5 Hari Kerja
Dampak RCEP: Ekspor...
Dampak RCEP: Ekspor Meningkat, Impor Terjaga
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
6 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
7 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
8 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
10 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
10 jam yang lalu
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved