Tom Lembong Ingin Hilangkan Ketergantungan RI dengan USD

Selasa, 03 Oktober 2017 - 12:59 WIB
Tom Lembong Ingin Hilangkan...
Tom Lembong Ingin Hilangkan Ketergantungan RI dengan USD
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan, Indonesia perlu menghilangkan ketergantungan dengan dolar Amerika Serikat (USD). Salah satunya, dengan menerima lebih banyak transaksi dari mata uang negara lain.

Pasalnya, kata dia, ketergantungan nilai tukar rupiah terhadap USD menimbulkan risiko pada kondisi perekonomian di Tanah Air. Khususnya, saat mata uang negeri Paman Sam tersebut tengah mengalami penguatan.

"Saya melihat tahun lalu Trump terpilih jadi Presiden AS dan tiba-tiba ada optimisme luar biasa, di sana dia akan menggenjot perekonomian. Dolar menguat terus kita tertekan. T‎iba-tiba tahun ini kita dapat lucky dip, kita mujur dan Washington ternyata tidak sedinamis seperti yang dibayangkan. Jadi kita lega dolar melemah, rupiah kita tidak tertekan. Tapi saya tetap melihat ada resiko," ujarnya dalam acara Rakornas Kadin, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Menurutnya, saat ini AS tengah mengembangkan inovasi di bidang digital. Jika hal tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan ekonominya, maka bank sentral AS berpotensi kembali menaikkan tingkat suku bunganya (The Fed) dan USD semakin perkasa.

"Dan kita klepek-klepek. Antisipasi kurangi itu ya kita beralih ke mata uang yang lain misal yen. ‎Kalau kita memulai coba main di renmimbi yang sudah resmiin, jadi salah satu mata uang global oleh IMF. Ini tidak hanya mengelola resiko tetapi kurangi ketergantungan pada dolar," imbuh dia.

Adapun transaksi yang bisa dilakukan dengan mata uang dari negara lain adalah transaksi wisatawan mancanegara (wisman) yang tengah melancong ke Indonesia. Misalnya, jika toko-toko yang ada di Bali bisa menerima transaksi dengan mata uang negara lain maka wisman akan merasa nyaman dan pengeluaran diyakini akan jauh lebih besar.

‎"Pengusaha yang punya vila, toko, restoran di Bali mungkin bisa menerima transaksi dengan mata uang asing asal wisatawannya sehingga bisa membuat mereka lebih lancar spendingnya dan nyaman. Ini kan sebenarnya sudah biasa. Kita juga bisa menerapkan ke klien kita misal yang beli CPO bisa bayar pake yen atau yuan. Pelan-pelan kita bisa menerbitkan instrumen investasi tidak harus dengan dolar. Bisa pakai Euro," tuturnya.

Dia menilai, cara tersebut akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap dolar AS. Dengan demikian, ekonomi Indonesia juga diharapkan lebih stabil dan tidak selalu terpengaruh pada kebijakan ekonomi AS.

"Jadi menurut saya ini salah satu hal yg bisa kita lakukan untuk mengurangi ketegangan dan ketergantungan akan dolar dan bisa membuat investor Eropa, Jepang dan China lebih nyaman," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
1 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
2 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
3 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
4 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved