Bangun Smelter di Kaltara, Inalum Gelontorkan USD2 Miliar

Jum'at, 13 Oktober 2017 - 16:46 WIB
Bangun Smelter di Kaltara,...
Bangun Smelter di Kaltara, Inalum Gelontorkan USD2 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menyebutkan bahwa pihaknya membutuhkan hingga USD2 miliar untuk membangun pabrik pengolahan dan pemurnian di Kalimantan Utara (Kaltara). Rencananya, smelter akan dibangun pada 2022 mendatang.

Direktur Operasi Inalum Sahala Hasoloan Sijabat mengungkapkan, pembangunan smelter diharapkan rampung pada 2025. Pembangunannya akan dilakukan dua tahap, yaitu tahap pertama kapasitas 500 ribu ton dan kedua untuk kapasitas 1 juta hingga 1,5 juta ton.

"Jadi tahap pertama 500 ribu ton, baru nanti akan mengarah ke 1-1,5 juta ton," katanya di Kantor Inalum di Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, anggaran USD2 miliar adalah untuk pembangunan tahap pertama dengan kapasistas produksi. Angka tersebut sudah menghitung rencana pembangunan pelabuhan. Sementara untuk mencapai kapasitas produksi 1 juta ton, diperkirakan butuh tambahan dana sekitar USD3 miliar.

"Kalau 500 ribu ton itu sekitar USD2 miliar, itu sudah termasuk membangun pelabuhan," imbuh dia.

Direktur Oggy Akhmad Kosasih menambahkan, investasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas produksi smelter nantinya akan tergantung teknologi yang digunakan. "Investasi juga akan bergantung pada teknologinya. Ada teknologi yang 500 kiloampere, yang sekarang ini masih 198-205 kiloampere. Kalau teknologi baru bisa sampai 500 kiloampere," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Berita Terkini
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
8 menit yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
37 menit yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
1 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
1 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
1 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved