Menteri Jonan Resmikan Fasilitas Produksi Lapangan Jangkrik

Selasa, 31 Oktober 2017 - 13:23 WIB
Menteri Jonan Resmikan...
Menteri Jonan Resmikan Fasilitas Produksi Lapangan Jangkrik
A A A
KUTAI KARTANEGARA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (31/10/2017 meresmikan fasilitas produksi gas lapangan Jangkrik di area Fasilitas Penerimaan Darat (Onshore Receiving Facility/ORF) di Kelurahan Handil Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Fasilitas produksi lapangan Jangkrik merupakan bagian integrasi dari proyek pengembangan Kompleks Jangkrik yang dioperasikan oleh Eni Muara Bakau selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

ORF berfungsi menerima aliran gas dan kondensat dari Floating Production Unit (FPU) Jangkrik. Keduanya merupakan fasilitas baru dari pengembangan lapangan gas Jangkrik dan menjadi bagian dari pengembangan fasilitas yang terintegrasi.

Dalam sambutannya, Jonan menyatakan apresiasinya atas kinerja yang dicapai Eni Muara Bakau sebagai pengelola Lapangan Jangkrik. "Setelah Cepu dan Mahakam, Muara Bakau ini termasuk luar biasa. Gas in-nya juga lebih cepat enam bulan dan menciptakan penghematan yang luar biasa," ujar Jonan.

Dia menambahkan, keberhasilan Eni mendongkrak produksi gas dari 450 MMSCFD menjadi 605-607 MMSCFD, saat ini menjadi sumbangan besar bagi pencapaian target lifting nasional. "Jika disetarakan dengan minyak, itu tambahannya sekitar 100.000 barel per hari (bph)," ucapnya.

Keberhasilan proyek ini sangat signifikan untuk menambah pasokan gas dalam negeri dan memenuhi target lifting gas bumi pada tahun 2017 sebesar 1,15 juta barel setara minyak per hari, dan 2018 sebesar 1,2 juta. Pemerintah menargetkan peningkatan penggunaan gas di dalam negeri. Tahun 2017 alokasi gas di dalam negeri sebesar 62%.

Penyaluran produksi dari lapangan ini juga telah meningkatkan utilitas dari fasilitas LNG Bontang. Hal ini meningkatkan penyediaan energi yang lebih efektif dan efisien.

Produksi gas dari Jangkrik juga memasok LNG ke pasar ekspor, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan energi Indonesia.

Pengembangan fasilitas migas yang terintegrasi ini menurutnya menjadi bukti bahwa minat investasi di hulu migas tetap menarik dan akan mendorong pengembangan perekonomian daerah dan nasional.

Proyek pengembangan Lapangan Gas Jangkrik juga telah menciptakan dampak berantai (multiplier effect) yang cukup besar seperti pabrikasi fasilitas pengolahan yang telah dikerjakan di Karimun, dan penyerapan tenaga kerja. Terdapat 1.000 lebih tenaga kerja selama fase proyek dengan 94,5% di antaranya adalah tenaga kerja Indonesia.

Sementara, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroeq Ishak dalam sambutannya berharap Eni dapat terus mempertahankan, bahkan menambah produksi lapangan ini.

Dia juga berharap produksi gas dari lapangan Jangkrik dapat mendukung pemenuhan energi di Kalimantan Timur, serta mendorong perkembangan industri di wilayah ini.

Menanggapi hal itu, Managing Director Eni Muara Bakau Fabrizio Trilli mengaku optimistis mampu mempertahankan tingkat produksi lapangan Jangkrik. Untuk itu, imbuh dia, Eni sangat berharap pada dukungan seluruh pemangku kepentingan di sektor migas.

"Tahun depan kita proyeksikan produksi masih mencapai 600 MMSCFD," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarik Investor Migas,...
Tarik Investor Migas, Kementerian ESDM Pangkas Perizinan
Masih Melimpah, Menteri...
Masih Melimpah, Menteri ESDM Beberkan Jumlah Cekungan Migas Indonesia
Empat Wilayah Kerja...
Empat Wilayah Kerja Migas Disodorkan ke Investor, Berikut Lokasinya
Eksplorasi Migas di...
Eksplorasi Migas di Indonesia Timur, Pemerintah Gandeng 2 Perusahaan China
Daerah Penghasil Migas...
Daerah Penghasil Migas di Indonesia Harus Punya Dana Abadi, Begini Alasannya
Dirjen Migas Buka Suara...
Dirjen Migas Buka Suara Soal Tambahan Mitra Baru Pertamina Garap Masela
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
16 menit yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
38 menit yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
9 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
10 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
10 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved