BKP Usulkan Kenaikan Dana Kawasan Rumah Pangan

Rabu, 08 November 2017 - 18:00 WIB
BKP Usulkan Kenaikan...
BKP Usulkan Kenaikan Dana Kawasan Rumah Pangan
A A A
BANDUNG - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) berencana menaikkan anggaran bagi kelompok Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) agar budidaya sayuran di perumahan lebih massif.

Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi mengakui, pihaknya berencana menaikkan dana KRPL dari awalnya Rp15 juta per kelompok menjadi Rp50 juta per kelompok. Rencana tersebut diharapkan bisa terealisasi tahun depan.

"Kami usulkan naik jadi Rp50 juta per kelompok. Dengan dana segitu, program KRPL diharapkan lebih maksimal untuk menyediaan segala sesuatunya," jelas Agung di Bandung, Rabu (8/11/2017).

Menurut dia, program tersebut dinilai cukup berhasil menggerakkan kelompok wanita menanam sayuran di sekitar perumahan. Beberapa daerah yang sukses menggalakkan KRPL misalnya di beberapa kawasan di Jawa Barat, Tegal, Gunung Kidul, dan daerah lainnya.

Menurut dia, potensi pengembangan KRPL di Indonesia masih cukup besar. Setidaknya ada sekitar 10,4 juta hektare lahan yang bisa dimanfaatkan untuk KRPL. Sementara, sampai saat ini kawasan yang sudah malakukan KRPL masih sangat minim. Tercatat baru 18.000 titik dan akan ditingkatkan menjadi 23.000 titik pada 2018.

Namun demikian, lanjut dia, untuk membangun KRPL, ada beberapa kriteria yang mesti dipenuhi. Sehingga hasil yang nantinya didapat bisa bermanfaat secara maksimal. Beberapa standar itu mulai dari ketersediaan infrastruktur seperti air.

"Ketersediaan air sangat penting. Akan sulit kalau pengembangan KRPL di daerah dengan kondisi sulit air," pungkas dia.

Selain itu, lanjut dia, program KRPL ini memerlukan dukungan semua pihak termasuk pemerintah daerah. Dengan adanya dukungan itu, dia berharap program tersebut semakin masif.

Faktor lainnya adalah ketersediaan market atau pasar. Program KRPL nantinya tidak hanya memberi manfaat bagi keluarga, tetapi ke depan diharapkan menjadi bisnis yang menguntungkan. Bila hasil budidaya cukup banyak, bisa dijual kepada pangsa pasar tertentu.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan: Status Ketahanan...
Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik
Ketahanan Pangan Mendesak,...
Ketahanan Pangan Mendesak, Aceh Kenalkan GAMPANG di Bimtek Publikasi
IPDMIP Dukung Kementan...
IPDMIP Dukung Kementan Capai Ketahanan Pangan
Diversifikasi Pangan...
Diversifikasi Pangan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Kebutuhan Pangan Terjamin,...
Kebutuhan Pangan Terjamin, Ini Berkat Pahlawan Pangan
Jaga Ketahanan Pangan,...
Jaga Ketahanan Pangan, Kementan Maksimalkan Keterlibatan Perempuan
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
4 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
4 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
5 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
5 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
5 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
6 jam yang lalu
Infografis
Spot, Robot Anjing yang...
Spot, Robot Anjing yang Bertugas Kawal Rumah Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved