Hari Ini, Garuda Indonesia Catat Pencapaian OTP Sebesar 87,56%

Senin, 04 Desember 2017 - 20:34 WIB
Hari Ini, Garuda Indonesia...
Hari Ini, Garuda Indonesia Catat Pencapaian OTP Sebesar 87,56%
A A A
JAKARTA - Menyusul sejumlah keterlambatan dan penundaan layanan penerbangan Garuda Indonesia yang terjadi sejak Jumat (1/12), layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia sejak pagi ini mulai berangsur kondusif. Hingga pagi tadi pukul 10.00 WIB, Garuda Indonesia mencatatkan capaian On Time Performance (OTP) hingga 87,56%.

Vice President Corporate Secretary Hengki Heriandono mengatakan, "OTP tersebut merupakan capaian tingkat ketepatan waktu seluruh sektor penerbangan Garuda Indonesia yang beroperasi hingga pagi ini. Kami tentunya akan terus me-maintain capaian tersebut untuk memastikan layanan operasional terus kondusif".

Adapun pencapaian tingkat ketepatan waktu-OTP untuk sektor penerbangan dari Jakarta adalah sebesar 85,45%, meningkat sebesar 15% dibandingkan pada jam yang sama kemarin.

"Capaian tingkat ketepatan waktu tersebut kami harapkan akan semakin membaik sejalan dengan upaya dan langkah-langkah perbaikan untuk memastikan kegiatan penerbangan dapat terus berangsur normal,"ungkap Hengki dalam keterangan resmi, Senin (4/12/2017).

Sementara itu, penumpukan penumpang juga sudah mulai terurai dan tren keterlambatan berkurang cukup signifikan pada hari ini, dibandingkan kemarin, Minggu (3/12).

Hengki mengungkapkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh penumpang yang kemungkinan masih terdampak, dapat secara berkala mengecek informasi lebih lanjut perkembangan operasional penerbangan melalui call center, akun social media, live chat web, maupun sales office terdekat.

"Selain itu, kami juga berupaya memberikan informasi lebih awal kepada penumpang terkait adanya perubahan jadwal pada sejumlah penerbangan untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang di bandara," kata Hengki.

Hingga pagi tadi pukul 10.00 WIB, dari Jakarta telah diberangkatkan sedikitnya 55 penerbangan dari total schedule penerbangan di Jakarta sebanyak 184 penerbangan. Adapapun total penerbangan yang sudah diterbangkan secara keseluruhan di seluruh sektor penerbangan hingga pukul 10.00 WIB hari ini adalah sebanyak 198 penerbangan dari total schedule sebanyak 580 penerbangan.

Sejalan dengan upaya itu, kata Hengki, pihaknya terus memastikan hak-hak penumpang terakomodasi dengan baik. "Komitmen kami untuk memberikan “full service recovery” akan terus kami tingkatkan," sambungnya.

Terhadap seluruh penumpang yang terdampak, Garuda Indonesia akan memberlakukan delay management policy sesuai kebijakan yang dijalankan perusahaan, termasuk dengan memberikan snack meals, biaya kompensasi, penyediaan fasilitas hotel penumpang hingga mengupayakan pemberangkatan penumpang pada beberapa penerbangan Garuda Indonesia yang tersedia.

Garuda Indonesia juga turut mengimbau para penumpang untuk memastikan kembali nomor kontak atau alamat e-mail yang tercantum pada tiket, agar kami dapat menghubungi apabila terjadi perubahan schedule penerbangan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perubahan jadwal penumpang dapat menghubungi Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807. Garuda akan terus mengupdate situasi terkini melaluiwww.garuda-indonesia.com dan Twitter @IndonesiaGaruda.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
15 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
19 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
20 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved