Rupiah Berbalik Memukul Dolar AS Berkat Perang Dagang

Senin, 05 Maret 2018 - 10:44 WIB
Rupiah Berbalik Memukul...
Rupiah Berbalik Memukul Dolar AS Berkat Perang Dagang
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot pada Senin ini dibuka menguat. Indeks Bloomberg pada (5/3/2018) mencatat, rupiah memukul USD 10 poin atau 0,07% ke level Rp13.747. Akhir pekan lalu, rupiah tersungkur hingga Rp13.757 per USD.

Data Yahoo Finance juga mencatat rupiah berotot pada Senin ini, sebesar 7 poin atau 0,05% menjadi Rp13.746 per USD. Jumat pekan lalu, mata uang NKRI diperdagangkan melemah di Rp13.753 per USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada awal perdagangan dibuka menguat 8 poin menjadi Rp13.737 per USD, setelah akhir pekan lalu berakhir tak berdaya di Rp13.745 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mencatat, rupiah pada Senin (5/3/2018) dipatok di Rp13.740 per USD alias bullish 6 poin dari posisi Jumat di Rp13.746 per USD.

Rupiah mengambil untung dari dolar AS yang turun, menyusul kekhawatiran akan potensi perang dagang menyusul pengumuman tarif baja dan aluminium oleh Presiden AS, Donald Trump. Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang melorot ke 89,955 pada pukul 10.30 waktu HK/SIN. Pekan lalu, indeks USD diperdagangkan di 90,500.

"Perang dagang skala penuh tidak baik untuk pertumbuhan ekonomi global," ujar Rodrigo Catril, ahli strategi valuta asing senior di National Australia Bank, seperti dilansir Reuters, Senin (5/3/2018).

Dia menjelaskan bahwa tarif perdagangan kemungkinan akan mengundang risiko pembalasan dari mitra dagang AS. Catril menambahkan bahwa reaksi dari China dan mitra dagang AS lainnya terhadap pengumuman tarif perdagangan resmi akan menjadi penting.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
2 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
3 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
3 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
4 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
4 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved