Citi Jadi Joint Lead Bookrunners Sukuk Dual Tranche USD3 M

Rabu, 21 Maret 2018 - 11:07 WIB
Citi Jadi Joint Lead...
Citi Jadi Joint Lead Bookrunners Sukuk Dual Tranche USD3 M
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjuk Citi Indonesia sebagai Joint Lead Bookrunners untuk penerbitan obligasi dual tranche senilai USD3 miliar. Penerbitan obligasi itu terdiri dari Green Sukuk 5 tahun senilai USD1,25 miliar dan Sukuk 10 tahun senilai USD1,75 miliar.

"Dengan memanfaatkan jaringan global yang tersebar di lebih dari 160 negara dan yurisdiksi, Citi memiliki posisi yang kuat untuk menargetkan investor potensial yang kini mulai menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap instrumen investasi ramah lingkungkungan," ujar CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dalam keterangan tertulis, Rabu (21/3/2018).

Managing Director, Head of Corporate and Investment Banking Citi Indonesia Gioshia Ralie menambahkan, pihaknya memiliki komitmen untuk memanfaatkan pengalaman yang luas serta mendalam untuk memberikan yang terbaik bagi Kementerian Keuangan dan Indonesia.

"Fakta bahwa Indonesia terus menjadi salah satu emiten utama di Asia dengan peringkat kredit yang kuat akan memberikan momentum yang signifikan terhadap kesuksesan Green Sukuk di masa depan," katanya.

Menurutnya, ada peningkatan volatilitas di pasar modal global yang bisa dimanfaatkan, terkait ekspektasi mengenai inflasi dan kenaikan suku bunga di AS sejak awal 2018. "Oleh karena itu, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi Indonesia untuk memanfaatkan peluang ini," katanya.

Sukuk 5 tahun dan Sukuk 10 tahun tersebut dilaksanakan pada 22 Februari 2018 dengan imbal hasil masing-masing sebesar 3,75% dan 4,4%. Setiap tranche telah diberikan peringkat Baa3 oleh Moody's Investors Service, BBB- oleh S&P Global Ratings dan BBB oleh Fitch Ratings.

Green Sukuk 5 tahun yang diterbitkan Republik Indonesia ini merupakan Green Sukuk pemerintah pertama di dunia, dan diterbitkan berdasarkan Kerangka Green Bond dan Green Sukuk yang baru diterapkan di Indonesia.

Ini merupakan penerbitan Sukuk yang kesembilan dalam mata uang dolar AS oleh Pemerintah Indonesia, dan penerbitan ketujuh berdasarkan program Trust Certificate Issuance. Selain itu, penerbitan Sukuk ini juga sejalan dengan tujuan Indonesia untuk memperkuat pasar keuangan Islam global dan untuk memperlihatkan komitmen Indonesia terhadap pembiayaan ramah lingkungan yang berkelanjutan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ikutan Yuk! Sukuk Wakaf...
Ikutan Yuk! Sukuk Wakaf Mulai Diluncurkan Nih..
Green Sukuk Diklaim...
Green Sukuk Diklaim Mampu Danai Proyek Hijau Indonesia, Berikut Contohnya
Pemerintah Lelang 5...
Pemerintah Lelang 5 Sukuk Syariah, Ini Jadwalnya
Potensi Besar, Menkeu...
Potensi Besar, Menkeu Bidik Dana Wakaf Rp217 Triliun
Ditunjuk Jadi Distributor...
Ditunjuk Jadi Distributor Surat Utang Syariah, BSI Bidik Rp500 M
Green Sukuk Mampu Danai...
Green Sukuk Mampu Danai Proyek Hijau, Ada 5 Sektor yang Bisa Dibiayai
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
17 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
33 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved