Potensi Besar, Menkeu Bidik Dana Wakaf Rp217 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2020 - 04:04 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membidik dana segar dari instrumen yang dinamakan Cash Waqaf Linked Sukuk atau dikenal sebagai dana abadi wakaf tunai. Pasalnya, instrumen keuangan ini memiliki potensi besar bagi Indonesia.
Kalkulasinya, penduduk Indonesia kelas menengah mencapai 74 juta orang berpotensi dalam partisipasi untuk gerakan wakaf tunai ini dan dari sisi besaran dananya mencapai Rp217 triliun.
"Makanya waktu kita luncurkan cash waqf linked sukuk kita memberikan fleksibilitas," ujar Sri Mulyani dalam Webinar Strategis Nasional bertajuk "Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia", Sabtu (24/11/2020).
(Baca juga: Alhamdulillah, Dua Menteri Pastikan Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM )
Menurut dia, wakaf tersebut tidak melulu dalam bentuk penyerahan aset fisik seperti tanah yang biasanya dilakukan masyarakat. Namun, juga bisa dalam bentuk tunai yang dana hasil investasinya bisa diwakafkan.
Kalkulasinya, penduduk Indonesia kelas menengah mencapai 74 juta orang berpotensi dalam partisipasi untuk gerakan wakaf tunai ini dan dari sisi besaran dananya mencapai Rp217 triliun.
"Makanya waktu kita luncurkan cash waqf linked sukuk kita memberikan fleksibilitas," ujar Sri Mulyani dalam Webinar Strategis Nasional bertajuk "Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia", Sabtu (24/11/2020).
(Baca juga: Alhamdulillah, Dua Menteri Pastikan Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM )
Menurut dia, wakaf tersebut tidak melulu dalam bentuk penyerahan aset fisik seperti tanah yang biasanya dilakukan masyarakat. Namun, juga bisa dalam bentuk tunai yang dana hasil investasinya bisa diwakafkan.
Lihat Juga :