Wall Street Turun Tajam Akibat Kekhawatiran Perang Dagang

Sabtu, 24 Maret 2018 - 07:27 WIB
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Akibat Kekhawatiran Perang Dagang
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street pada perdagangan Jumat waktu setempat ditutup turun drastis. Investor mulai menilai kemungkinan terjadinya perang dagang antara AS dengan China.

Melansir dari CNBC, Sabtu (24/3/2018), Presiden AS Donald Trump pada Kamis sebelumnya, sudah menandatangani memorandum eksekutif yang akan memberlakukan tarif hingga USD60 miliar bagi produk-produk China yang masuk Negeri Paman Sam.

Sebagai tanggapan, Kementerian Perdagangan China mengusulkan daftar 128 produk AS sebagai target pengenaan bea masuk. Pernyataan ini sudah diposting oleh situs Kemendag China pada Jumat pagi. Namun, Kementerian Beijing mengatakan akan mengambil langkah-langkah terhadap 128 produk AS dalam dua tahap, jika tidak dapat mencapai kesepakatan dengan Washington. China mengatakan akan mengambil tindakan balasan sebagaimana aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Kekhawatiran perang dagang membuat investor pun cemas. Alhasil, indeks Dow Jones ditutup turun 424,69 poin menjadi 25.533,20, level terendah sejak November 2017. Saham DuPont menjadi saham dengan kinerja terburuk. S&P 500 turun 2,1% menjadi 2.588,26, di mana saham keuangan jatuh 3%. Nasdaq melemah 2,4% menjadi 6.992,67.

"Orang-orang sedikit khawatir soal perang dagang di akhir pekan. Sehingga orang-orang membeli sedikit opsi," kata Patrick Kernan dari Kardinal Capital. Sementara itu, Kepala Strategi Pasar di Prudential Financial, Quincy Krosby menilai pasar bernada hati-hati, karena pasar mencari sesuatu yang lebih spesifik (terkait perang dagang).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved