Lagi, Kontrak Migas dengan Skema Gross Split Diteken

Kamis, 05 April 2018 - 17:25 WIB
Lagi, Kontrak Migas...
Lagi, Kontrak Migas dengan Skema Gross Split Diteken
A A A
JAKARTA - Pemerintah menandatangani kontrak dengan skema gross split untuk blok Andaman I dan II dengan Mubadala Petroleum dan konsorsium Premier Oil Andaman Limited-Kris Energy. Total komitmen investasi dari kedua blok tersebut mencapai USD9,7 juta atau sekitar Rp130,95 miliar, dengan bonus tanda tangan sebesar USD1,75 juta.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dengan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) disaksikan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Kedua wilayah kerja (WK) migas tersebut dilelang oleh Kementerian ESDM melalui Lelang Penawaran Langsung pada 2017 periode Mei-Desember 2017 dan telah diumumkan pemenangnya pada 31 Januari 2018. Mubadala Petroleum tercatat sebagai pemenang lelang Andaman I dan konsorsium Premier Oil Andaman Limited-Kris Energy sebagai pemenang lelang blok Andaman II.

Penandatanganan kontrak ini merupakan yang pertama untuk WK baru menggunakan skema gross split. Adapun jangka waktu kontrak selama 30 tahun dimulai dengan tahap eksplorasi selama enam tahun.

Arcandra mengklaim, penandatangan kontrak dua blok ini menunjukkan bahwa skema gross split menarik di mata pelaku industri migas. Skema gross split, tegas dia, memberikan kepastian, kesederhanaan, dan efisiensi pada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Pasalnya parameter ditentukan berdasarkan karakteristik lapangan serta kompleksitas pengembangan dan produksi.

"Terbukti lelang pada 2017 lalu dari 10 WK yang ditawarkan lima yang diminati investor. Kita berharap gross split ini jadi tujuan kita untuk mempercepat eksplorasi hingga eksploitasi," tandasnya.

Hal senada dikatakan Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto. Skema gross split menurutnya diminati investor dan diyakini mampu mendongkrak investasi hulu migas. Seperti diketahui, selain KKKS Andaman, PHE ONWJ juga telah menggunakan skema baru ini.

Menurut dia, kinerja PHE ONWJ menjadi lebih baik ketimbang saat menggunakan skema cost recovery. Pada 2016 ketika masih menggunakan skema cost recovery, anggaran investasi berupa belanja modal dan belanja operasi perseroan hanya USD322 juta. Namun setelah mengimplementasikan skema gross split, investasi ONWJ meningkat menjadi USD347 juta pada 2017.

"Ini memberikan gambaran bahwa skema gross split memang mampu mendorong investasi," kata dia.

Namun, Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi belum berani mengatakan bahwa skema gross split sukses menarik investasi hulu migas. Kendati begitu, SKK Migas menargetkan pada 2027 penerapan skema skema gross split meningkat menjadi 37 WK, sementara 49 blok migas lainnya masih memakai skema cost recovery. "Untuk posisi April 2018 kita masih belum bisa menilai secara komprehensif skema gross split ini," ujar dia.

Sementara, anggota Komisi VII DPR Kardaya Warnika malah menilai skema gross split tak menarik bagi investor. Sebab, pada skema kontrak gross split, biaya sepenuhnya ditanggung KKKS. Dengan menanggung biaya sendiri, kata dia, investor cenderung enggan melakukan kegiatan eksplorasi. "Jadi gross split perlu ditinjau kembali," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pikat Investor, Sri...
Pikat Investor, Sri Mulyani Izinkan Kontraktor Migas Pilih Gross Split atau Cost Revocery
Tarik Investor Migas,...
Tarik Investor Migas, Kementerian ESDM Pangkas Perizinan
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Kementerian ESDM: Manajemen...
Kementerian ESDM: Manajemen Risiko Mutlak bagi Bisnis Migas
Kementerian ESDM Usulkan...
Kementerian ESDM Usulkan Industri Hulu Migas Bebas Pajak
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
8 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
8 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
8 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
9 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
9 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved