Mendag Masih Timbang-timbang Turunkan HET Beras Medium

Selasa, 05 Juni 2018 - 21:35 WIB
Mendag Masih Timbang-timbang...
Mendag Masih Timbang-timbang Turunkan HET Beras Medium
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku masih mempertimbangkan rencana untuk menurunkan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras medium.

Rencananya, Kemendag akan menurunkan HET beras sebesar Rp500 per kilogram (kg) dari yang berlaku saat ini sebesar Rp9.450 per kg. Rencana untuk menurunkan HET beras masih dipertimbangkan karena saat ini harga beras di pasaran rata-rata sudah di bawah HET. Menurutnya, harga beras medium di pasaran saat ini berkisar antara Rp9.000 hingga Rp9.200 per kg.

"Belum (diputuskan), tapi memang kita ada rencana untuk diturunkan. Jadi begini, kalau kita lihat dari perkembangan harga memang sudah, rata-rata di bawah HET. Kalau kita pakai acuannya Rp9.450 maka range itu berkisar antara Rp9.000 sampai Rp9.200 ya kalau diambil rata rata," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Menurutnya, Kemendag memang menginginkan harga eceran ditarik ke bawah. Namun, dari hasil rapat koordinasi dengan kementerian lain diputuskan bahwa untuk saat ini pemerintah akan terlebih dahulu melakukan penetrasi pasardengan menggelontorkan beras ke seluruh pasar tradisional.

"Hasil dari rakor juga menyatakan lebih baik kita mempenetrasi di pasar dulu, yaitu menggelontorkan beras seluruh pedagang beras di pasar tradisional wajib menjual itu medium dengan HET," imbuh dia.

Jika pedagang telah menjual beras sesuai dengan HET atau di bawah HET, maka Bulog tidak perlu memasok lagi berasnya. Namun, jika mereka tidak menjual sesuai HET maka Bulog akan langsung menggelontorkannya.

"Kalau tidak ada perdagang yang mau menjual walaupun sudah kita sediakan maka dalam kurun waktu ini staf saya dari Kementerian Perdagangan ditambah dengan Satgas Pangan dan Dinas Perdagangan setempat dan PD Pasar atau dinas akan mempertanyakan kenapa," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akui Harga Beras Naik,...
Akui Harga Beras Naik, Kemendag: Cuma Rp100 per Kg kok
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan Izin Impor Beras 3,6 juta Ton di 2024, Naik dari Tahun Sebelumnya
Harga Beras Premium...
Harga Beras Premium Masih Tinggi, Kemendag-Bulog Gencarkan Operasi Pasar
Harga Gabah Petani Turun,...
Harga Gabah Petani Turun, Mendag Lutfi: Bukan karena Impor
Soal Impor Beras, Mendag:...
Soal Impor Beras, Mendag: Tak Ada Perbedaan Pernyataan dengan Bulog
Mendag Lutfi Jelaskan...
Mendag Lutfi Jelaskan Kontradiksi Impor Beras Satu Juta Ton
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Manfaat Jus Mentimun...
Manfaat Jus Mentimun untuk Turunkan Asam Urat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved