Sri Mulyani Tekankan Pentingnya Pengelolaan Barang Milik Negara

Kamis, 27 September 2018 - 00:40 WIB
Sri Mulyani Tekankan...
Sri Mulyani Tekankan Pentingnya Pengelolaan Barang Milik Negara
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa barang milik negara (BMN) mencerminkan peradaban suatu negara. Selain itu, mencerminkan kemampuan suatu negara merencanakan dengan baik dan bagaimana suatu Kementerian dan Lembaga (K/L) mengelola pembangunan dengan kualitas yang bagus.

"Saya ingin memberikan warisan ke generasi yang akan datang, bukan hanya pada generasi yang sekarang. Pembangunan yang banyak menceritakan value dan karakter dan kemampuan kita sebagai bangsa dalam menjaga dan membangun tata kelola yang baik. Itulah yang selalu tak henti-henti kita inginkan," ujar Menkeu di Jakarta, Rabu (26/99/2018).

Sesuai UU No.1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Menkeu bertugas mengatur pengelolaan BMN. Menteri Keuangan tidak hanya merencanakan, mengadministrasikan dan melaporkan tetapi juga mendayagunakan sehingga memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan program pemerintah.

"Mengelola barang milik negara, kita harus mengatur bahwa dia memberikan value atau nilai yang mencerminkan fungsi dan bahkan kalau bisa menciptakan nilai tambah. Barang milik negara akan sedih jika barang itu iddle, tidak mempunyai manfaat dan nilai tambah. Entah itu, jembatan, bandara, bangunan," imbuhnya.

Menurut Menkeu, BMN bisa berdayakan, misalnya dengan disewakan atau dipinjamkan untuk pemanfaatan infrastruktur. Saat ini, menurut Sri Mulyani, Indonesia memiliki revolusi yang luar biasa dalam pengelolaan barang milik negara. Meraih predikat WTP menggambarkan bahwa BMN sudah dievaluasi dan sudah diadminitrasikan, serta sudah dinilai tambahkan.

"Saya tidak ingin melihat barang milik negara sia-sia, didiamkan. Kita harus disiplin dalam pemanfaatan aset. Aset itu bekerja, bisa menghasilkan penerimaan negara," tuturnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aset Negara dari Utang,...
Aset Negara dari Utang, Menkeu Minta Pengadaannya Jaga Kepercayaan Publik
Total BMN dan Aset Negara...
Total BMN dan Aset Negara Capai Rp11.454 Triliun, Sri Mulyani Tekankan Pentingnya Kualitas Aset
Sekjen Kemenkumham Tekankan...
Sekjen Kemenkumham Tekankan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Manfaatkan BMN, Menkeu...
Manfaatkan BMN, Menkeu Jadikan Asrama Haji Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Efek Gempa Majene Merusak...
Efek Gempa Majene Merusak BMN, Total Kerugian Rp494,28 Miliar
Whoa, Pelaku Usaha Mikro...
Whoa, Pelaku Usaha Mikro yang Sewa Aset Negara Dapat Diskon 75%
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
24 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
57 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved