Pulihkan Infrastruktur Pascagempa, Menko Luhut Tunggu Stabil

Selasa, 02 Oktober 2018 - 16:54 WIB
Pulihkan Infrastruktur...
Pulihkan Infrastruktur Pascagempa, Menko Luhut Tunggu Stabil
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan menekankan bahwa, rehabilitas mengenai kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, menunggu kondisi stabil. Saat ini menurutnya yang menjadi fokus utama yakni penyelamatan para korban.

"Saya kira masalah emergency selesai dulu ya, baru bicara rehabilitasi. Dalam pengalaman kita, satu hingga dia minggu ini dibutuhkan waktu untuk membuat keadaan agak stabil, baru kita rancang untuk konstruksi," ujar Menko Luhut di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Tidak hanya itu, Menko Luhut juga mengaku terus memantau proses evakuasi korban gempa bumi di Sulawesi Tengah. Diterangkan olehnya upaya yang dilakukan yakni mempermudah akses dengan menerjunkan beberapa moda transportasi untuk melakukan evakuasi.

"Alat berat sudah mulai masuk sepeti di hotel rao-rao sudah dibersihkan dan berjalan. Saya titip jangan cari berita hoax, kasihan rakyat di sana. Jadi evakuasi lewat kapal sudah seribu orang lebih diangkut daripada pesawat terbang jadi repot. Sekarang Pelni kalau perlu juga di sana seperti di Lombok, dulu bisa angkut 2.000-3.000 orang," jelasnya.

Dia menambahkan, terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam membenahi infrastruktur dan bekerja sama dengan TNI serta Polri untuk mempermudah evakuasi. "Saya kira pemerintah sudah melakukan upaya dan terorganisir dengan bagus. Dilaporkan masih ada kendala, tapi sudah masuk 1.100 TNI dan Polri 800 serta masih ada keinginan untuk menambah lagi sehingga tempat-tempat kritis terjaga keamanan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
40 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
50 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
Penangkapan Nentanyahu...
Penangkapan Nentanyahu Pulihkan Kepercayaan pada Sistem Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved